alexametrics

Kembali Menuai Tren Negatif, Barcelona Ditahan Tim Medioker di Kandang Sendiri

M Fuad Shulkhan Tsania
Kembali Menuai Tren Negatif, Barcelona Ditahan Tim Medioker di Kandang Sendiri
Bek tengah Barcelona, Gerard Pique saat mengisi pos penyerang dalam matchday kelima Liga Spanyol kontra Granada di Camp Nou, Selasa (21/9/2021) dini hari WIB. [AFP].

Tren negatif agaknya masih belum mau pergi dari tim raksasa La Liga Spanyol, Barcelona. Selepas dihantam tiga gol tanpa balas oleh wakil Jerman, Bayern Muenchen, pada matchday perdana Liga Champions Eropa pekan lalu, la Blaugrana kembali harus tertatih-tatih dalam meraih poin di laga lanjutan Liga Spanyol menghadapi tim medioker, Granada.

Memainkan laga keempatnya di gelaran Liga Spanyol, Barcelona yang bertindak sebagai tuan rumah hanya mampu berbagi hasil imbang 1-1 dengan tim tamu. Ironisnya, satu poin tambahan di Camp Nou tersebut harus diraih dengan susah payah oleh Philippe Coutinho dan kolega, setelah berjuang hampir 90 menit laga berjalan.

Meski memainkan laga di kandang sendiri dan menguasai jalannya pertandingan, Granada justru mampu unggul terlebih dahulu ketika tandukan Domingos Duarte melesak mulus ke gawang Ter Stegen.

Tuan rumah yang menguasai 77 persen permainan, baru mampu menyamakan kedudukan di menit ke-89 melalui tandukan Ronald Araujo, selepas memanfaatkan umpan chips dari pemain pengganti, Gavi yang masuk di menit ke 60. 

Meski mampu meraih poin, namun bagi tim sekelas Barcelona yang berhadapan dengan Granada bisa dikatakan sebuah tren negatif. Pasalnya, selain kesenjangan reputasi dan nama besar kedua kesebelasan, Barcelona juga memainkan laga ini di kandang mereka sendiri, disaksikan oleh para pendukung setia mereka yang mulai diperbolehkan untuk memadati stadion.

Hal ini tentunya merupakan sebuah hal yang kurang bisa diterima oleh publik Camp Nou. Pasalnya, di pekan sebelumnya, pada laga perdana gelaran Liga Champions Eropa Grup E, Luuk de Jong dan kawan-kawan juga dihantam oleh Bayern Muenchen di kandang mereka sendiri dengan skor telak 3-0, melalui gelontoran gol yang dicetak oleh Thomas Muller di menit ke-34 dan brace dari Robert Lewandowski yang dilesakkan pada menit ke-56 dan 85. 

Tentu saja, bagi tim sekelas Barcelona, dua pertandingan kandang tanpa raihan poin sempurna merupakan sebuah hasil yang kurang memuaskan. Karena meskipun ditinggalkan oleh sang megabintang Lionel Messi yang bergabung dengan Paris Saint Germain, Barcelona tetaplan tim yang patut diunggulkan, mengingat mereka saat ini masih diperkuat oleh pemain kelas wahid macam Coutinho, Memphis Depay, Sergio Busquets ataupun sang kiper Marc-Andre ter Stegen.

Apakah tren negatif ini akan terus berlanjut? Jika iya, maka posisi pelatih Ronald Koeman akan semakin terancam.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak