Legenda sepak bola Brasil, Pele menghabiskan waktu Natalnya dengan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dilansir dari Daily Star (24/12/2022) Putri dari Pele, sempat membagikan update mengenai kondisi ayahnya yang sedang berjuang melawan infeksi pernapasan di tengah-tengah kondisinya yang juga menderita kanker.
Mantan pemain timnas Brasil yang memenangkan Piala Dunia sebanyak tiga kali itu, kini sedang dirawat di Rumah Sakit Albert Einstein sejak akhir November lalu dan dijelaskan bahwa kondisi kesehatannya semakin mengalami penurunan.
Pele ditemani oleh putri tercintanya Kely Nascimento. Melalui update terbarunya, Kely menuliskan pesan tersirat.
"Ini dia, dalam perjuangan dan keyakinan. Satu malam lagi bersama," tulisnya seperti dikutip melalui Daily Star.
Bersama hal itu, Kely juga membagikan sebuah foto yang menampilkan dirinya tengah memeluk Pele yang sedang terbaring tidur di ranjang rumah sakit dengan mengenakan selang di tubuhnya. Tampak juga satu orang lainnya sedang tidur di sofa dekat tempat tidur Pele.
Keterangan yang ditulis oleh putri Pele itu menimbulkan reaksi beragam. Banyak yang berpikir bahwa sang legenda itu mungkin akan menyerah lebih cepat dari yang diperkirakan.
BACA JUGA: Nyesek! Pria di Palembang Batal Nikah H-1, Keluarga Wanita Ogah Mahar Kurang Rp 700 Ribu
Pele telah menderita kanker sejak 2021 lalu, ia juga sudah berkali-kali keluar masuk rumah sakit untuk melakukan kemoterapi dan berbagai perawatan medis lainnya. Meskipun berada di rumah sakit, mantan pemain timnas Brasil bernama asli Edson Arantes do Nasciment tersebut tetap mengikuti perkembangan laga Piala Dunia 2022 yang baru saja diadakan beberapa waktu lalu.
Pele bahkan menyempatkan untuk menuliskan pesan semangat bagi pemain yang berlaga termasuk pesan selamat untuk Lionel Messi pemenang Piala Dunia 2022 Argentina dan juara keduanya yakni Kylian Mbappe atau Prancis.
"Hari ini, sepak bola terus menceritakan kisahnya, seperti biasa, dengan cara yang memikat. Messi memenangkan Piala Dunia pertamanya, seperti yang pantas didapatkannya," tulis Pele melalui Instagram.
"Sahabatku, Mbappe, mencetak empat gol di final. Sungguh hadiah untuk menonton tontonan ini untuk masa depan olahraga kita," imbuhnya.
Pele bersama timnas Brasil memenangkan Piala Dunia di tahun 1958, 1962, dan 1970. Pele telah menyumbangkan 77 gol dalam 92 pertandingan bersama Brasil dan secara keseluruhan dalam sepanjang kariernya pele berhasil menciptakan sebanyak 1279 gol dalam 1363 pertandingan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Harga Tiket Nonton Bola Cuma Rp1, Khusus untuk Nasabah BRI!
-
Guncang Jakarta! Bintang Padel Dunia Lucas Bergamini Takjub dengan Antusiasme Pemain Indonesia
-
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Ini 5 Pemain Brasil yang Putuskan Mualaf
-
Roberto Carlos Dikabarkan Resmi Masuk Islam, Tokoh Muslim Brasil Bantu Ucap Syahadat
Entertainment
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan