Lina Mukherjee belakangan ini sedang mendapatkan sorotan publik. Hal itu terjadi sebagai buntut aksi nekatnya makan kulit babi demi konten.
Aksinya itu menuai hujatan dan kecaman dari netizen. Bahkan Gus Miftah sempat menyentil aksi Lina Mukherjee mengaku Islam tetapi blak-blakan makan kulit babi yang hukumnya haram dalam agama.
BACA JUGA: Lesti Kejora Keciduk Mleyot Dipeluk Rangga Azof di Ranjang: Mumpung Suami Aku...
Gus Miftah menyebut aksi influencer ini termasuk sedang memamerkan dosa.
"Bagi saya anda termasuk orang-orang yang memamerkan kemaksiatan dan dosa. Padahal orang beribadah, sombong saja tidak boleh. Apalagi anda berbuat maksiat dan dosa, sombong, bertaubatlah," ungkap Gus Miftah.
Alih-alih merasa bersalah, Lina Mukherjee justru cuek disebut berdosa makan kulit babi. Ia melakukan pembelaan mengaku dirinya jujur pernah berbuat dosa.
"Tp aku emang pendosa loh jujur pernah zina. Makan babi pernah alkohol tp setidaknya aku jujur dan ga maniak cuma icip dikit." tulis Lina Mukherjee dalam instastory-nya dilansir pada Sabtu (18/3/2023).
BACA JUGA: Alasan Indah Permatasari Menikahi Arie Kriting di Usia 24 Tahun: Zina Mulu
Menurutnya, aksi tersebut bisa menjadi kenang-kenangan nanti untuk ia ceritakan ke anak cucu. Selain itu, Lina Mukherjee juga menegaskan kalau aksinya makan kulit babi bukanlah perbuatan kriminal.
"Pas masa tuaku biar aku cerita ke cucu aku dan ni ga kriminal yg aku lakukan! Bukan narkoba dll icip sekali ga tiap saat naee," tegasnya.
Seperti diketahui, Lina Mukherjee telah dilaporkan ke Polda Sumsel atas dugaan penistaan agama buntut dari konten makan kulit babi tersebut. Ustaz M. Syarif Hidayat adalah pihak yang membuat laporan resmi atas dugaan penistaan agama oleh wanita bernama asli Lina Lutfia itu.
"Penistaan agama yang dilakukan oleh seorang influencer, TikToker di akun TikToknya dengan mencampuradukkan antara konten dengan SARA, dengan akidah, dan keimanan," tutur Syarif.
"Ini perbuatan yang tidak terpuji dan meresahkan khususnya buat kita umat Islam. Khususnya di akun tersebut mencontohkan, mempraktikkan memakan sesuatu yang diharamkan dalam agama Islam itu celeng atau babi," imbuhnya memberi tambahan penjelasan.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
Artikel Terkait
Entertainment
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam