Foofvloger Mgdalenaf mengeluhkan perihal ia yang tidak dijamu oleh owner restoran saat ia menawarkan kerja sama. Keluhannya yang ia sampaikan melalui video yang beredar di Twitter dan viral ini mendapat tanggapan serta respon yang cukup beragam dari berbagai pihak.
Pasalnya, Mgdalenaf mengaku di salah satu podcast bahwa ia menunjukkan jumlah followers YouTubenya yang mencapai 4,2 juta subscriber. Meski sudah menunjukkan jumlah followers pun, pemilik nama lengkap Magdalena Fridawati ini masih mendapat penolakan dari pihak restoran.
"Fun fact loh, baru tahun lalu aku mau makan ke tempat makan, aku dah nunjukin followers aku berapa, bisa bantu sejauh apa, gitu kan, iya ini kan bisnis, saya dikasih apa," ucap Magdalena dalam podcast tersebut.
Seorang komika, Bintang Emon, ikut mengomentari aksi salah satu food vlogger ini. Ia menyampaikan pendapatnya melalui cuitan di akun Twitter pribadinya.
"Walaupun mungkin konteksnya bukan minta gratisan ya, tapi nunjukin followers saya segini udah cukup funny lho," ujar salah satu komika ini melalui cuitan lengkap dengan emoticon tertawa hingga menangis pada Sabtu (01/04/2023) lalu.
Tidak hanya dari sosok Bintang Emon, dr. Tirta juga ikut mengomentari curhatan food vlogger ini. dr. Tirta yang juga seorang influencer menyoroti peranan influencer saat akan melakukan review mengenai produk atau hal tertentu.
BACA JUGA: Video TikTok Mgdalenaf Minta Gratisan Bikin Heboh: Kirain Gimmick, Ternyata...
"Pengusaha akan berikan barter makanan jika KOL terkait dirasa merepresentasikan makanannya," tulis dr. Tirta melalui akun Twitternya @tirta_cipeng.
Kabar terbaru justru mengatakan bahwa pernyataan Mgdalenaf ini adalah salah satu strategi marketing. Hal ini dibahas oleh pemilik akun Twitter @BrobillyOscar, seorang founder dari jasa konsultan marketing pada Minggu (02/03/2023) lalu.
"Habis konsultasi tentang Monster Marketing, langsung diterapin sama Magda, viral dan banyak resto malah minta dia datang review. Netijen mah cuman jago bikin rujak doang," ujar Billy Oscar di akun Instagram pribadinya.
Samuel Christ, sang YouTuber yang memandu acara podcast tempat Mgdalenaf menyatakan hal tersebut, memberikan klarifikasinya terkait masalah ini. Ia meminta maaf melalui unggahan instastory kepada seluruh pihak yang dirugikan atas konten podcast yang diupload di channel YouTubenya.
Samuel Christ pun memutuskan untuk menghapus video podcast Mgdalenaf tersebut dari YouTube-nya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
Artikel Terkait
-
Video TikTok Mgdalenaf Minta Gratisan Bikin Heboh: Kirain Gimmick, Ternyata...
-
7 Food Vlogger Populer di Indonesia, Nama Mgdalenaf Sedang Disorot
-
Profil Ria SW, Food Vlogger yang Dapat Banjir Pujian Usai Mgdalenaf Viral di Media Sosial
-
Food Vlogger Ria SW Trending Usai Dibandingkan dengan Mgdalenaf, Netizen Berikan Pujian
-
Mgdalenaf Disebut Makan Gratis Manfaatkan Jumlah Followers, Food Vlogger Kurang Terkenal?
Entertainment
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Nostalgia! NCT 127 Renungkan Perjalanan 10 Tahun di Video Trailer Call 127
-
Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?