Nikita Mirzani tampaknya sudah capek menghadapi perseteruan dengan putri sulungnya Lolly. Nikmir sapaan akrabnya mengatakan bahwa apa yang ia lakukan semata-mata agar Lolly bisa kembali fokus dengan sekolah.
"Lolly mimi ini selama ini diam. Mimi bikin feed itu supaya Lolly fokus belajar aja sayang. Sekolah yang rajin yang benar, jangan main Instagram terus," kata Nikita Mirzani dalam live Instagramnya.
BACA JUGA: Ngaku Buka Peluang Rujuk, Ari Wibowo Kini Sengaja Bebaskan Inge Anugrah
Ibu tiga anak tersebut merasa apa yang dibicarakan Lolly selama ini hanyalah fitnah. Ia pun memilih untuk meluruskan semua tudingan sang putri terhadap dirinya.
"Kalau semua yang Lolly bikin itu yang Lolly cerita itu semua benar tidak masalah. Kalau jatuhnya memfitnah harus diluruskan, Lolly kan tahu mimi sifatnya gimana?" ujarnya.
Untuk membuktikan bahwa yang salah adalah Lolly membuat Nikita membongkar aib putrinya sendiri. Ia mengaku jika Lolly selama sekolah sering membuat ulah.
Salah satunya ketika sekolah di pesantren sampai membuat tiga staff dikeluarkan.
BACA JUGA: Dian Sastro Kesal Potong Rambut Malah Didiamkan Suaminya 2 Hari: Apakah Aku Tidak Cantik?
"Lolly kan pernah sekolah di (nama lembaga) pesantren di Serpong sayang sampai tiga staff dikeluarin karena siapa? Karena Lolly," ucap Nikmir.
Sayangnya, Nikita enggan membeberkan lebih detail ulah Lolly apa yang membuat tiga staff itu dikeluarkan. Namun, ia mengaku sangat malu dengan kelakuan putri sulungnya.
"Bahkan mimi sampai meminta bantuan ibu Fitri, ibu Amel untuk menemani mimi ke sekolah saking mimi malunya sayang," tuturnya.
Nikita Mirzani mewanti-wanti agar Lolly sekarang diam sebelum nanti kelakuan buruknya lain lain dibongkar orang-orang yang kenal dengan dia.
"Jangan sampai nanti orang-orang terdekat yang pernah kenal kamu, dan sekolah-sekolah yang pernah kamu sekolahin itu speak up dengan sendirinya," tegas Nikita Mirzani.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara
-
Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup
-
How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati
-
Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik
-
5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Grand Blue Dreaming Umumkan Season 4, Kehidupan Percintaan Iori Makin Rumit
-
Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel
-
Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut
Terkini
-
Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara
-
Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup
-
How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati
-
5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif
-
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat