Industri musik K-Pop memang begitu kompetitif. Tiap tahunnya ada banyak grup yang debut namun tidak banyak juga yang harus bubar.
Beberapa grup K-Pop dari generasi lama pun satu per satu mulai berhenti dari industri K-Pop. Namun, beberapa diantaranya, juga masih bertahan hingga sekarang. Berikut, empat grup K-Pop yang debut di tahun 2011 dan belum disband hingga saat ini.
1. Block B
Block B merupakan boy grup yang debut di tanggal 13 April tahun 2011 dengan lagu berjudul “Freeze” di bawah naungan Stardom Entertainment. Grup ini terdiri dari tujuh member yakni Zico, Taeil, B-Bomb, Jaehyo, U-Kwon, Kyung, dan P.O.
Di tahun 2013, grup ini meninggalkan agensi lama dan bernaung di bawah agensi Seven Seasons. Grup ini terakhir kali comeback di tahun 2018 dengan lagu berjudul "Don't Leave."
Sejak saat itu, para member-nya pun memilih bersolo karir. Di tahun 2018 juga, Zico memutuskan keluar dari agensi dan membangun agensinya sendiri, yakni KOZ Entertainment.
Meski kini sudah bersolo karir, namun, grup mereka tidak bubar hingga saat ini dan diharapkan suatu hari nanti akan comeback sebagai full member grup.
2. B1A4
B1A4 memulai debutnya pada 23 April 2013 di bawah naungan agensi WM Entertainment. Awalnya, grup ini terdiri dari lima member, yakni CNU, Sandeul, Gongchan, Jinyoung dan Baro.
Namun, di tahun 2018, Jinyoung dan Baro memutuskan tidak memperpanjang kontrak sehingga grup ini beraktivitas hanya dengan tiga member. Dengan tiga member yang tersisa, mereka merilis lagu berjudul "Adore You" di tahun 2021 silam.
3. BF/Boyfriend
BF adalah boy grup yang dulunya dikenal sebagai Boyfriend. Mereka memulai debutnya pada 26 Mei 2011 dengan lagu berjudul “Boyfriend” di bawah naungan Starship Entertainment.
Di tahun 2019, Boyfriend mengumumkan kebubaran grup dan melakukan redebut di tahun 2021 dengan nama grup BF. Grup ini terdiri dari enam member yaitu Donghyun, Hyunseong, Jeongmin, Youngmin, Kwangmin, dan Minwoo. Mereka baru saja mengadakan fanmeeting ulang tahun kedua belas mereka pada 26 Mei 2023 lalu.
4. MYNAME
MYNAME memulai debutnya pada 27 Oktober 2011 dengan lagu berjudul ”Message” di bawah naungan agensi H2 Media. Grup ini terdiri dari empat member yakni Gunwoo, Seyong, JunQ dan Chaejin.
Meski saat ini mereka disibukkan dengan bersolo karir, namun mereka kembali reuni grup dengan mengadakan konser ulang tahun kesebelas yang diadakan di Jepang bulan Mei tahun ini.
Itu dia empat boy grup K-Pop yang sudah debut selama dua belas tahun namun masih bertahan hingga saat ini. Meski para member sudah punya kesibukan masing-masing, namun grup mereka masih bertahan hingga saat ini. Bukan hal yang mudah lho, untuk bisa mempertahankan grup selama itu. Dari daftar di atas apakah ada idolamu?
Baca Juga
-
4 Ide Hadiah Valentine untuk Orang Tua, Simpel tapi Sangat Berkesan!
-
5 Inspirasi Kamar Anak Perempuan Bernuansa Pink, Look-nya Fresh!
-
5 Manfaat Penting Pijat bagi Kesehatan, Sudah Tahu?
-
3 Konsep Unik Jepang yang Bisa Mengubah Hidupmu Jadi Lebih Positif
-
3 Referensi Style Kantor yang Bisa Kamu Sontek dari Winter aespa
Artikel Terkait
-
KiiiKiii Debut dengan Album UNCUT GEM, Ini Pesan dari Lagu Utama BTG
-
Cara Mudah Dapat Hadiah Eksklusif Event BABYMONSTER PUBG, Simak Baik-baik!
-
Bertajuk 'PopPop' NCT Wish Umumkan Comeback Album Baru pada Bulan April
-
Di Balik Euforia K-Pop: Ketika Pemujaan Idola Menjadi Pelarian dari Kesepian
-
Antara Identitas dan Obsesi, Memahami Fanatisme K-pop di Indonesia
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?