Inara Rusli baru-baru ini mendapatkan hujatan dan 'rujakan' warganet karena meninggalkan komentar dalam permasalahan Marissya Icha, Fujianti Utami alias Fuji, dan Hay Tje.
Hal itu karena Inara Rusli kepergok memberikan dukungan dan semangat kepada Marissya Icha, yang saat ini sedang diserang oleh fans Fuji.
"Semangat, kak Ichaa (emoji peluk)," tutur Inara Rusli di unggahan terakhir Marissya Icha, dikutip pada Kamis (09/11/2023).
Ungahan Marissya Icha itu berisi perihal permintaan maafnya kepada publik atas perbuatan yang sudah dilakukan maupun perkataan yang telah diucapkannya.
Sayangnya, dukungan Inara Rusli kepada Marissya Icha tersebut justru membuatnya diserang oleh warganet dan yang diduga fans Fuji.
Inara Rusli bahkan sampai dituding tengah panjat sosial alias pansos karena tak terkenal lagi.
"Kak, semangat apa, dia yang koar-koar kok semangat," sindir @lu_at***.
"Semangat apaan lo sok-sokan ingin nyemangatin orang yang iri dengki. Mau kelihatan jadi malaikat lo kaya wanita yang koar-koar ini?" cibir @dyrama***.
"Udah nggak terkenal lagi ya? Udah redup ya makanya ikut-ikutan haduh," imbuh @hero***.
Tidak ingin semakin banyak yang menghujatnya tanpa alasan, Inara Rusli pun membela diri dengan menjelaskan alasannya memberi dukungan.
"Mau empati sama teman sendiri aja diatur-atur," geram Inara Rusli.
Di sisi lain, warganet yang membaca pertikaian tersebut ikut meninggalkan tanggapan. Warganet menilai jika orang-orang yang menghujat Inara Ruslu menrupakan fans Fuji, mengingat Marissya Icha saat ini tengah dikabarkan berkonflik dengan adik ipar Vanessa Angel.
"Gue kata juga apa kalau udah urusan ama Fuji tuh lebih baik diam daripada urusan sama kaum bebal," tulis @cle***.
"Lah kan cuma ngetik semangat apa salahnya sih," tambah @nita***.
"Fans si Fuji ini ya siapa aja nggak nyambung sama si Elpiji pasti dibom sama pengikutnya yang alay dan lebay itu," tutur @oli****.
"Jujur aja nih fans-fansnya Uti serem banget woi," komentar @dumi***.
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
-
Cerita di Balik Momen Foto Bareng Fuji dan Mayang
-
Tom Liwafa Keceplosan Sebut Fuji dan Asnawi Mangkualam Pernah Mampir ke Rumahnya
-
Meski Musuhan, Mayang Doakan Fuji Hadapi Masalah dengan Mantan Karyawan
-
Terlalu Alfa, Fuji Berasa Latihan Militer Saat Sama Asnawi Mangkualam? Ini Lho Kelebihannya
-
Chat Kasar ke Eks Karyawan Terbongkar, Perlakuan Fuji ke Asisten Jadi Sorotan
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong