Pinkan Mambo terlihat bahagia menjalani hari-hari setelah menikah dengan pedagang singkong Arya Khan. Meskipun perbedaan latar belakang ekonomi mereka cukup timpang tetapi Pinkan tak mempermasalahkan itu.
Mantan personil Ratu ini justru sempat meminta Arya Khan untuk berhenti kerja.
BACA JUGA: Akhirnya Foto Ria Ricis Debut Lagi di Instagram Teuku Ryan Setelah Umroh Bareng
"'Kamu jangan kerjalah, udah di rumah ya'," ucap Arya Khan menirukan pernyataan sang istri dalam kanal YouTube Intens Investigasi dikutip pada Kamis (4/1/2024).
Pelantun lagu Kasmaran tersebut lantas membeberkan alasannya menyuruh Arya berhenti kerja. Ia merasa sang suami cukup melayani di ranjang saja karena dirinya sudah bisa menghasilkan uang banyak.
"Yang penting servis di kasur. Aku diservis yang baik, aku bisa menghasilkan cuan yang banyak," kata Pinkan Mambo sambil tertawa malu.
Arya Khan pun membenarkan hal itu sebab ia mengakui jika bisa memuaskan Pinkan Mambo di ranjang maka rezeki sang istri akan mengalir.
"Jadi dia tergantung servisan dari saya. Kalau servisannya saya bagus, rezekinya tambah bagus. Makanya....." kata Arya langsung direspons Pinkan dengan membungkam mulut sang suami.
Maka dari itu, Arya Khan berusaha memberi servis ranjang yang terbaik untuk Pinkan Mambo.
Di sisi lain Arya Khan menceritakan tentang Pinkan Mambo yang suka halu apalagi soal uang. Ia merasa kehaluan sang istri bisa jadi kenyataan berbeda dengan dirinya yang justru dikira gila.
"Dia kan kalau ngomong suka halu tapi halunya itu jadi kenyataan loh. Ini orang ngomong halu besoknya dapat rezeki, saya bingung sama ini orang. Apa gue harus banyakin halu ya?" ujar Arya Khan.
"Saya coba halu lihatin singkong, 'Ini singkong jadi emas'. Nggak tahunya saya yang gila," imbuhnya disertai dengan tawa.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Setangkai Melati di Sayap Jibril: Sastra Surealis, Spiritualitas, dan Kegelisahan Zaman
-
Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini
-
Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?
-
Purim Baskets: Buku Anak tentang Kebaikan dan Kegembiraan Berbagi
-
Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Good Night, Dracin Terbaru Kevin Guo dan Zhang Xue Ying di Youku
-
White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027
-
Sinopsis Wildwood: Animasi Stop-Motion Raih Skor Sempurna Rotten Tomatoes
-
Marvel dan Kadokawa Luncurkan Lima Manga Baru, Ada Iron Man!
-
My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia
Terkini
-
Setangkai Melati di Sayap Jibril: Sastra Surealis, Spiritualitas, dan Kegelisahan Zaman
-
Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini
-
Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?
-
Purim Baskets: Buku Anak tentang Kebaikan dan Kegembiraan Berbagi
-
Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle