Ivan Gunawan buka suara terkait teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang mempersoalkan pakaiannya bergaya perempuan di acara televisi Brownis. Pria yang akrab disapa Igun ini tampak kecewa dengan teguran tersebut.
Igun menyinggung tentang profesinya sebagai desainer fesyen yang sudah digeluti selama 20 tahun terakhir. Ia merasa pihak KPI tidak pantas mengomentari apa yang dikenakannya dengan dalih batasan model pakaian perempuan dan laki-laki.
"Sebagai fashion designer yang profesional selama 20 tahun, rasanya tidak pantas di telinga saya kalau apa yang saya pakai itu di komentari oleh satu institusi yang hanya baku pemikiran mana baju laki-laki seharusnya dan mana baju perempuan seharusnya," tulisnya dalam keterangan unggahan foto di Instagram pada Jumat (5/1/2024).
Menurutnya, fesyen tidak demikian tetapi fesyen justru memberikan kebebasan seseorang untuk berkreativitas.
"Fashion is not like that, fashion is how u discribe who u are, fashion is no limit , fashion is creativity (Fesyen tidak seperti itu, fesyen adalah bagaimana kamu menggambarkan dirinya, fesyen tidak ada batasnya, fesyen adalah kreativitas)" ungkapnya.
Lebih lanjut, Ivan Gunawan menilai Indonesia menjadi negara yang belum menerima kebebasan fesyen.
"Mungkin saya tinggal di negara yg sampe hari ini blm Mau menerima Sebuah kebebasan fashion, kita masih terbentur sebuah ATURAN (emoji cinta)" tuturnya.
Desainer yang memiliki julukan Mega Bintang ini mengaku salah karena tampil di panggung yang tidak bukan untuk menunjukkan fesyen.
"Memang saya salah, mau bergaya itu di panggung fashion bukan di televisi jadi selama ini saya salah panggung," pungkas Ivan Gunawan.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?
-
Ulasan The Tokyo Zodiac Murders: Teka-Teki Pembunuhan yang Penuh Perhitungan
Artikel Terkait
Entertainment
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
Terkini
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?
-
Ulasan The Tokyo Zodiac Murders: Teka-Teki Pembunuhan yang Penuh Perhitungan