Kartika Putri tak terima sang anak dihina imbas dirinya memberi tantangan capres-cawapres ngaji. Hal itu disampaikan Karput sapaan akrabnya saat membuka sesi Q&A setelah klarifikasi soal tantangannya.
Berawal dari seorang pengikut Instagramnya bersimpati dengan Kartika Putri yang tengah mendapat serangan buzzer salah satu paslon.
BACA JUGA: Putri DA Sebut Dirinya Realistis Minta Uang Panai Rp2 Miliar ke Calon Suami
"Kak pasti buzzernya kasar-kasar ya sabar ya kakak sayang," tulisnya.
Kartika Putri membenarkan kalau ia mendapat hinaan bahkan Khalisa, sang anak pula. Ia masih bisa menerima kalau dirinya yang dihina tetapi tidak jika itu anaknya.
"Ya lumayan sih kalau aku mau dihina, caci makin silakan tapi please jangan anak aku," ucap Kartika Putri.
Istri Habib Usman tersebut kemudian memperlihatkan bukti haters yang menghina anaknya dengan sebutan manusia setan.
BACA JUGA: Inul Daratista Heran Orang Pajak Sebut Dirinya Masuk 5 Orang Terkaya di Indonesia
"Bad attitude. Manusia setan. Gak usah deh sosoan merasa orang yang paling taat agama gitu," balas haters dalam story Kartika Putri yang merekam Khalisa menangis.
Kartika Putri tak tinggal diam anaknya dihina demikian lantas membalikkan ucapan haters.
"Wah di sini yang bad attitude siapa yah. Serem banget anak saya dibilangin manusia setan gara-hara nangis ninggalin ka'bah," katanya.
Sebelumnya, Kartika Putri telah mengungkap alasannya menantang capres-cawapres untuk mengaji karena terinspirasi oleh Presdisen Turki.
"Awal mulanya aku ngelihat salah satu presiden Turki itu ngaji suaranya masyaallah tabarakallah. Terus akhirnya pas live aku bilang, 'Ini alhamdulillah banget qodarullah semua paslon enam-enamnya itu adalah seorang muslim, dan negara kita mayoritas muslim terbesar di dunia," ungkap Kartika Putri dalam unggahan story Instagramnya dikutip pada Rabu (24/1/2024).
"Jadi nggak ada salahnya kalau kita ingin setiap paslon itu dengar ngaji'. Nggak ada yang salah dong kalau kita pengen dengar orang muslim ngaji, benar nggak?" sambungnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
Artikel Terkait
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?