Abidzar Al Ghifari meminta maaf atas pernyataan Umi Pipik yang menduga calon presiden Prabowo Subianto melakukan kecurangan pada Pilpres 2024. Ia mengerti kesalahan yang dibuat oleh sang ibu dalam kalimat pernyataan atau mungkin fitnah itu.
"Saya mewakilkan keluarga meminta maaf atas apa yang terjadi dan sedang jadi perbincangan semua orang," tulis Abidzar pada Senin (19/2/2024).
BACA JUGA: Calon Mertua Bocorkan Reaksi Pertama Ayu Ting Ting Saat Dijodohkan dengan Muhammad Fardhana
"Saya sangat amat mengerti kesalahan yang dibuat, memang tidak pantas untuk kami melontarkan kalimat atau fitnah itu," sambungnya.
Abidzar sebagai pendukung paslon 02 lantas meminta maaf kepada Prabowo-Gibran serta semua pihak yang merasa tersinggung.
"Saya sebagai pendukung dan coblos tim 02 ingin minta maaf terlebih untuk Pak Prabowo dan juga Mas Gibran, kepada para pendukung 02, dan juga untuk orang-orang yang tersinggung," ungkapnya.
Anak pertama dari almarhum Uje dan Umi Pipik ini mengaku akan menjadikan kejadian tersebut pembelajaran. Ia berharap permintaan maafnya dapat diterima.
"Ini akan jadi pembelajaran yang sangat penting untuk saya dan keluarga agar kami bisa lebih menjaga etika, adab, dan moral. Semoga permintaan maaf ini diterima maafnya. Terima kasih." pungkas Abidzar.
BACA JUGA: Detik-detik Ria Ricis Sungkem ke Teuku Ryan Saat Pertama Kali Hadiri Sidang Cerai
Sebelumnya, Umi Pipik sebagai pendukung paslon 01 mengkritik terkait dugaan kecurangan dari kubu Prabowo.
"Kalaupun ada kecurangan dan ketidakjujuran, dan kalaupun PBW sudah disetting untuk menang. Saya pribadi tetap bangga dengan pilihan saya (emoji satu jari) setidaknya menjadi saksi saya di akhirat kepada siapa saya memilih pemimpin yang ber-STAF," ungkap Umi Pipik.
"S: Sidiq (jujur). T: Tablig (menyampaikan kebenaran). A: Amanah (bisa dipercaya). F: Fathonah (cerdas)." tutupnya.
Umi Pipik sendiri sebenarnya sudah lebih dulu melakukan klarifikasi soal pernyataannya. Ia meluruskan segala tudingan pada dirinya yang dinilai tak benar.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia