Aktor langganan proyek adaptasi, Vino G. Bastian, kembali ditunjuk membintangi film remake dari Korea Selatan berjudul My Annoying Brother. Kali ini ia akan beradu akting dengan Angga Yunanda sebagai kakak beradik di adaptasi film Korea tersebut.
Terpilihnya Vino jadi pemeran film My Annoying Brother mendapat sambutan positif dari warganet. Terlebih akting Vino tidak pernah mengecewakan, terutama saat bermain di film remake dari Korea seperti Miracle in Cell No. 7 dan Skandal Makers.
Yuk, sama-sama kita simak tiga film Vino G. Bastian hasil adaptasi dari Korea berikut ini!
1. Miracle in Cell No. 7 (2022)
Miracle in Cell No. 7 diadaptasi dari film populer Korea berjudul sama yang rilis pada tahun 2013. Film garapan Hanung Bramantyo ini sukses menembus 5 juta penonton saat tayang di bioskop. Vino juga meraih dua penghargaan di ajang berbeda, salah satunya Aktor Terfavorit Pilihan Penonton di FFI 2022.
Film ini menyorot kisah Dodo, seorang penyandang disabilitas bersama putrinya, Ika (Graciella Abigail), yang hidup bahagia dalam banyak keterbatasan. Setiap hari, Dodo bekerja sebagai penjual balon dan mengantar jemput Ika ke sekolah dengan sepedanya. Dodo adalah ayah yang sangat bagi Ika.
Namun, kebahagiaan mereka sirna ketika Dodo dituduh melakukan pelecehan seksual dan pembunuhan pada seorang anak kecil bernama Melati. Hal ini membuatnya mendapat kecaman dan dituntut hukuman mati oleh Willy, ayah Melati.
2. Scandal Makers (2023)
Selanjutnya, ada Scandal Makers. Karya sutradara Jeihan Angga ini dibuat berdasarkan film Korea Selatan berjudul sama tahun 2008. Scandal Makers versi Indonesia menampilkan Vino dan Beby Tsabina sebagai pemeran utama.
Film ini menyorot seorang penyiar radio dan selebriti bernama Oskar (Vino G. Bastian). Tiba-tiba, Oskar didatangi Karin (Beby Tsabina) dan anaknya, Gempa (Jared Ali). Karin mengaku sebagai anak Oskar dan Gempa adalah cucu Oskar.
Tentu saja Oskar kaget bukan main-main, sebab mau tak mau Oskar harus menjaga kabar baiknya sebagai selebriti. Dan setelah melakukan tes DNA, ternyata Karin dan Gempa benar-benar anak dan cucunya. Apa yang akan dilakukan Oskar untuk menutupi kebeneran ini? Scandal Makers tayang eksklusif di Prime Video.
3. My Annoying Brother (segera tayang)
Siap tayang tahun ini, CJ ENM bekerjasama dengan Lifelike Pictures dan BASE Entertainment membuat film My Annoying Brother versi Indonesia. Versi asli film box office Korea tahun 2018 ini dibintangi Jo Jung-suk dan Do Kyung-soo.
My Annoying Brother Indonesia diperankan Vino G. Bastian dan Angga Yunanda. Mereka masing-masing memerankan karakter Jaya dan Kemal. Dikisahkan bahwa Kemal merupakan atlet judo yang sedang mengalami insiden yang membuatnya tak bisa melihat.
Ia tetap bersiap menjadi atlet untuk paralimpiade. Hubungan kakak adik Jaya dan Kemal yang awalnya tak dekat pun terjalin harmonis.
Selain Vino dan Angga, My Annoying Brother turut menampilkan Caitlin Halderman dan Kristo Immanuel.
Indonesia menjadi negara pertama yang mengadaptasi film Korea ini. Apa kamu salah satu yang sudah tidak sabar menyaksikan My Annoying Brother versi Indonesia?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian
-
4 Grup Indonesia Ini Layak Terkenal seperti no na, Ada yang Kamu Tahu?
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Perjalanan Karier Boy Group UN1TY, Kini Ganti Nama Jadi CHNCE
-
Fakta Menarik Serial 'Algojo', Arya Saloka Akting Jadi Pembunuh
Artikel Terkait
Entertainment
-
Michelle Yeoh Sebut Ingin Bintangi Film Korea dari 3 Sutradara Ternama Ini
-
Sinopsis Beneath the Lies, Drama Terbaru Yaya Urassaya dan Kao Noppakao
-
Changmin TVXQ Abadikan Perjuangan Hidup Lewat Album Terbaru, All Of My Life
-
Fan Party TWICE ke-11 Dikritik Lantaran Kapasitas Terbatas dan Aturan Ketat
-
Sinopsis Whisper of Time, Drama China Dibintangi Huang Xuan dan Liu Hao Cun
Terkini
-
Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis
-
Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih
-
Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite
-
Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet
-
Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?