Bintang Baywatch Pamela Anderson belum lama ini berbagi kisah di balik keputusannya untuk kembali ke Kanada dalam sebuah wawancara yang dimuat oleh majalah Better Homes & Gardens edisi September.
Aktris sekaligus model berusia 57 tahun itu mengungkapkan bahwa sejak awal pandemi tahun 2020, ia memilih kembali menetap di Pulau Vancouver, British Columbia, Kanada, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.
Keputusan ini diambil setelah ia merasa sulit memahami pandangan orang lain terhadap dirinya, baik dalam urusan karier, kehidupan asmara, maupun kehidupannya secara keseluruhan, yang membuatnya mulai kehilangan kepercayaan diri.
Pamela Anderson merasa bahwa orang-orang mungkin sudah memiliki pandangan tertentu tentang dirinya yang sulit diubah. Ia pun memutuskan bahwa sudah saatnya kembali ke Kanada untuk memulai kehidupan baru, jauh dari sorotan negatif yang terus menghantuinya.
"Beberapa tahun lalu, saya sempat merasa putus asa dan butuh perubahan. Saya berpikir, 'Ya, mungkin memang begitulah pandangan orang tentang saya. Saat saya kembali ke Kanada, saya sedang tidak berada dalam kondisi yang baik'," kata Pamela Anderson, dikutip pada Kamis (8/8/2024).
"Saya tidak tahu apa yang terjadi selama beberapa dekade terakhir, tetapi sekarang saya merasa sangat jauh dari citra diri saya yang dulu. Saya merasa sangat sedih dan kesepian. Saya tidak hanya merasa salah paham, tapi juga merasa telah membuat banyak kesalahan, seolah hidup saya penuh dengan kesalahan. Saya terlalu keras pada diri sendiri dan merasa telah memberi beban yang berat pada keluarga, terutama anak-anak saya," lanjutnya.
Sebelum pindah ke Kanada, penulis memoar Love, Pamela itu sempat menetap di Marseille, Prancis, selama dua tahun. Pada tahun 2021, ia menjual rumah mewahnya di Malibu yang sudah lama ia tempati.
Pamela Anderson membeli sebuah motel yang dulunya milik sang nenek. Tempat ini memiliki makna khusus baginya karena di sinilah orang tuanya membawanya pulang dari rumah sakit saat ia lahir. Di motel ini pula, kakeknya menanamkan kecintaannya terhadap berkebun sejak kecil.
Kisahnya ini menginspirasi Pamela Anderson untuk menulis memoar yang dirilis pada tahun 2023. Memoar ini diluncurkan bersamaan dengan film dokumenter Netflix berjudul Pamela, A Love Story.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
3 Drama China yang Dibintangi He Nan, Terbaru Ada My Troublesome Honey
-
Dari Bidadari Warkop DKI hingga Psikolog Lapas: Transformasi Peran Rowiena Umboh
-
3 Rekomendasi Drama Jepang yang Dibintangi Tao Tsuchiya, Terbaru Ada Shrink: Psychiatrist Yowai
-
3 Drama China Dibintangi Daisy Li yang Tayang 2024, Terbaru Ada Diary
-
Skandal Drone Guncang Olimpiade 2024! Pelatih Kanada Dicopot usai Intip Tim Putri Lawan
Entertainment
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober
-
Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya
-
Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran
-
&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh
-
4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak