'Ash' merupakan salah satu lagu b-side SEVENTEEN di album 'Face the Sun' yang rilis pada bulan Mei 2022. Memiliki makna yang mendalam, lagu ini berhasil mencuri perhatian sejak muncul perdana.
Pada tur dunia '17 RIGHT HERE', 'Ash' masuk ke daftar lagu yang mereka bawakan secara live untuk pertama kalinya. Hal tersebut semakin menambah antusias Carat untuk menghadiri konser SEVENTEEN di Jakarta yang akan diselenggarakan pada 8 Februari 2025 mendatang.
Secara keseluruhan, lirik di lagu 'Ash' mengandung tekad yang kuat untuk terus maju meski telah ‘terbakar’ menjadi abu (ash). Abu di sini memiliki makna 'kehancuran'.
Arti tersebut semakin diperjelas dengan pengulangan kata "Ash, ash, ash" yang melambangkan keadaan setelah kehancuran bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari proses pembaruan.
Meski yang tersisa hanyalah abu, mereka bertekad untuk memulai lagi. Penggunaan abu di sini menggambarkan tekad untuk bangkit dan membangun sesuatu yang baru dari sisa-sisa masa lalu.
"It's the Sahara here with no compass," mencerminkan keberanian untuk menghadapi situasi yang tidak pasti, bahkan saat tidak ada arahan, 'no compass'. Adapun 'Sahara' diartikan sebagai situasi yang panas, kering, dan penuh tantangan.
Makna tersebut seoleh didukung oleh frasa selanjutnya, "I follow the one ray of light I trust," tidak adanya petunjuk bukanlah sebuah halangan. Mereka akan mengikuti apa yang mereka percayai.
Terdapat frasa "Make a choice, do or die," yang menunjukkan keberanian untuk menghadapi tantangan, sekalipun hanya tersisa sedikit harapan.
Meski terkesan sulit, SEVENTEEN desak kita untuk memilih tanpa ragu, menggambarkan pentingnya membuat pilihan berani.
'Do or die' di situ menunjukkan semangat all or nothing, seakan mereka bertaruh semua yang dimiliki untuk berhasil.
Layaknya kupu-kupu yang bermetamorfosis, manusia juga mengalami proses transformasi melalui kesulitan hingga menjadi pribadi yang lebih tangguh, "Metamorphosis born in fire, then I fly away."
SEVENTEEN seolah tegaskan keinginan untuk meninggalkan tempat lama dan membangun kembali di tempat yang baru, "Let's build a new ark and go out into the world."
Lagu 'Ash' berhasil sampaikan pesan bahwa meski harus 'terbakar' di perjalanan, setiap ujian bisa melahirkan versi diri yang lebih baik dan siap menghadapi masa depan.
Tag
Baca Juga
-
4 Body Serum dengan Kandungan Superfood untuk Kulit Cerah Bernutrisi
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
Artikel Terkait
-
ENHYPEN Ungkapkan Perasaan Cinta yang Menggebu di Lagu Terbaru 'No Doubt'
-
Chord dan Lirik Lagu Lauhul Mahfudz Yono Bakrie: Ungkapan Mendalam Tentang Penantian Jodoh
-
SEVENTEEN Akan Merilis Album Single Jepang Terbaru Bertajuk 'Shohikigen'
-
Taeyeon Curahkan Emosi Saat Menghadapi Kesepian di Lagu Terbaru 'Bertajuk Strangers
-
WayV Usung Genre Hip Hop Old School Dance di Lagu Comeback Frequency
Entertainment
-
Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Raup Rp19,6 T, The Odyssey Jadi Film Nolan Terlaris Sepanjang Karier
-
Kecewa dengan 'The Last House'? Ini 6 Film Thriller Survival yang Jauh Lebih Mencekam!
-
Manga Kemono Jihen Akan Tamat di Volume ke-26 Setelah 10 Tahun Serialisasi
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan