Pada 2 Mei 2025, Maroon 5 dan Lisa BLACKPINK resmi merilis kolaborasi mereka yang telah lama dinantikan, berjudul "Priceless".
Sebelum perilisan resmi, Maroon 5 dan Lisa menggoda penggemar dengan foto misterius dan cuplikan video di media sosial, yang meningkatkan antisipasi terhadap kolaborasi ini.
Lagu ini menandai pertama kalinya Maroon 5 bekerja sama dengan artis K-pop, dan menjadi bagian dari album kedelapan mereka yang akan datang. Lagu ini menjadi pertemuan dua kekuatan musik dari dunia barat dan K-Pop, menciptakan antusiasme besar di kalangan penggemar global.
Meski, kolaborasi ini juga menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar, terutama terkait kontroversi masa lalu Adam Levine. Meskipun demikian, banyak yang melihat kolaborasi ini sebagai langkah positif dalam memperluas jangkauan musik K-Pop ke pasar global.
"Priceless" sendiri merupakan lagu pop-rock yang ringan dan mudah didengarkan, dengan sentuhan gitar akustik yang memberikan nuansa musim panas yang santai dengan durasi 2 menit 43 detik.
Lirik lagu "Priceless" menggambarkan nilai dari hubungan yang tulus dan otentik, menekankan bahwa cinta sejati tidak dapat diukur dengan materi atau harga, dengan Lisa yang menyanyikan bait, "Baby, you're priceless, I never had anything like this".
Lagu ini ditulis oleh Adam Levine, Sam Farrar, Lisa, Federico Vindver, Jacob Kasher Hindlin, Michael Pollack, Ali Tamposi, dan Rhea Rajagopalan. Produksi lagu ini melibatkan Levine, Farrar, Vindver, JKash, dan Noah Passovoy. Lisa menyumbangkan verse yang kuat dan penuh percaya diri dalam MV "Priceless", memperkuat pesan daro inti lagu tersebut.
Video musik "Priceless", disutradarai oleh Aerin Moreno, menampilkan Lisa dan Adam Levine dalam adegan yang terinspirasi dari film "Mr. & Mrs. Smith".
Lewat latar belakang kota Los Angeles dan estetika neon futuristik, video ini menggambarkan kisah dua agen rahasia yang saling berhadapan, mencerminkan konflik internal dan pencarian identitas.
Penampilan Lisa dalam video musik tersebut menuai pujian dari para penggemar, terutama dalam adegan pertarungan yang menunjukkan kemampuan bela dirinya. Beberapa penggemar bahkan menyarankan Lisa untuk membintangi film aksi di projek selanjutnya.
Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis bagi Maroon 5 untuk menjangkau audiens yang lebih muda dan beragam, serta memperkenalkan musik mereka kepada penggemar K-pop.
Sementara itu, bagi Lisa, ini adalah kesempatan untuk memperluas jangkauan musiknya ke pasar Barat dan menunjukkan fleksibilitasnya sebagai artis solo.
Dengan dirilisnya "Priceless", baik Maroon 5 maupun Lisa menunjukkan bahwa kolaborasi lintas budaya dapat menghasilkan karya yang resonan dan relevan di kancah musik global.
"Priceless" berhasil menyatukan dua dunia musik yang berbeda, menciptakan lagu yang menyentuh hati dan menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas budaya.
Kolaborasi ini juga menandai langkah baru bagi Lisa setelah kesuksesan dengan album solonya, "Alter Ego," yang berhasil masuk peringkat 7 di Billboard 200. Sebelumnya, Lisa juga telah berkolaborasi dengan artis seperti Doja Cat, Raye, dan Rosalía.
Untuk kamu penggemar Maroon 5, album sebelumnya "Jordi" juga layak untuk didengarkan, menampilkan berbagai kolaborasi menarik dan menunjukkan evolusi musik dari band ini.
Dengan "Priceless," Lisa dan Maroon 5 tidak hanya menghadirkan lagu yang menyentuh, tetapi juga memperkuat posisi mereka di industri musik global, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas budaya dapat menghasilkan karya yang luar biasa.
Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi artis lain untuk menjelajahi kerja sama lintas genre dan budaya, memperkaya lanskap musik internasional.
Bagi kamu yang belum menyaksikan MV "Priceless", kamu bisa menonton video musik resminya di YouTube Maroon 5.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Review Drama Voice, Aksi Menegangkan Tim 112 Dalam Memburu Pembunuh Berantai
-
Novel Pengakuan Pariyem, Identitas Perempuan di Tengah Stratifikasi Sosial
-
Ulasan Novel Tango & Sadimin, Dinamika Hidup Masyarakat Pinggiran Sungai
-
Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing
-
Review Drama The Guest, Sisi Kelam Jiwa Manusia dan Teror Supranatural
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
Terkini
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?