Sederet film baru dari Indonesia dan Hollywood akan meramaikan bioskop sepanjang musim libur Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026.
Film-film lintas genre tersebut, seperti horor, komedi, hingga romansa dapat menjadi pilihan hiburan seru untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru. Berikut sinopsis filmnya!
1. Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Sewu Dino ini mengambil kisah prekuel dengan latar 10 tahun sebelum film pertamanya. Hasil adaptasi novel Simpleman ini berkisah mengenai kakak beradik Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa) yang mendapatkan musibah.
Rumah orang tua mereka terbakar yang kemudian ditawari pertolongan oleh saudagar kaya, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro). Namun, niat Arjo ternyata menyimpan sebuah rencana jahat.
Janur Ireng tayang 24 Desember di bioskop.
2. Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t berkisah mengenai sepasang dukun sakti, Ki Bagus (Andre Taulany) dan Ni Gendis (Hesti Purwadinata), yang ingin menguasai negara dengan menyantet presiden dan kabinetnya.
Demi menggagalkan rencana jahat itu, negara kemudian menugaskan agen intelijen Pakde Indro (Indro Warkop) dan Oki (Oki Rengga) dari Badan Intelijen Republik.
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t tayang 24 Desember di bioskop.
Patah Hati yang Kupilih berkisah mengenai perjalanan cinta beda agama penuh luka antara Ben (Bryan Domani) dan Alya (Prilly Latuconsina). Keduanya terhalang restu orang tua yang tak akan pernah mereka terima.
Patah Hati yang Kupilih tayang 24 Desember di bioskop.
4. Anaconda
Film petualangan thriller ini mengangkat kisah legendaris Anaconda (1997) dengan balutan komedi. Anaconda berkisah mengenai dua sahabat karib, Doug (Jack Black) dan Griff (Paul Rudd) yang ingin mengejar mimpi.
Keduanya sejak dulu ingin menggarap ulang film Anaconda favorit mereka. Ketika ular yang disiapkan mati, mereka terpaksa masuk ke hutan dan justru menemukan seekor anaconda raksasa yang buas dan mematikan.
Anaconda tayang sejak 25 Desember di bioskop.
5. The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants memamerkan petualangan penuh keseruan. SpongeBob mendapatkan tantangan dari Tuan Krab untuk mendapatkan Swashbuckler's Certificate.
Misi ini menarik Flying Dutchman, hantu laut legendaris yang ingin menjebak SpongeBob. Terjadi petualangan antara SpongeBob dan Patrick yang seru dan lucu.
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants tayang 24 Desember di bioskop.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
5 Drama Korea dari Byeon Woo-seok, Populer Ada Lovely Runner!
-
Kejutkan Penggemar, Tangled 2 Batal Produksi Buntut Tak Ada Ide Cerita
Artikel Terkait
-
Onadio Leonardo Rayakan Natal di Tempat Rehabilitasi Narkoba, Istri Jenguk Bawa Makanan Favorit
-
OOTD Natal ala Momo TWICE: Intip 4 Padu Padan Gaya Stylish-nya!
-
Libur Natal Kawasan Monas 'Diserbu' Ribuan Pengunjung, Wisatawan China hingga Brasil Ikut Meramaikan
-
Hukum Mengucapkan Selamat Natal dari Muslim, Ini Penjelasan Para Ulama
-
Heboh Debat Ucapan Selamat Natal, Habib Jafar Singgung 'Love Language' Hingga Syahadat Ulang
Entertainment
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato
-
Usung Aksi Mecha Epik, Anime Vertex Force Umumkan Tayang Oktober 2026
-
BabyMonster Ekspresikan Kebebasan Diri Tanpa Batas di Lagu Terbaru, Choom
-
Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP