Sutradara pemenang Academy Award, Bong Joon Ho, kembali menarik perhatian publik global dengan proyek terbarunya. Kali ini, ia mengumumkan film animasi panjang pertamanya yang berjudul Ally, sebuah karya ambisius yang telah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir.
Film ini menjadi tonggak penting dalam karier Bong Joon Ho, yang sebelumnya dikenal lewat berbagai karya live-action sukses seperti Parasite. Dikutip dari The Hollywood Reporter, proyek Ally telah dikembangkan sejak sekitar 2018–2019 dan direncanakan selesai pada paruh pertama tahun 2027, sebelum akhirnya dirilis secara global pada tahun yang sama.
Dalam proyek ini, Bong Joon Ho tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga turut menulis naskah bersama Jason Yu. Produksi film ditangani oleh Barunson C&C, dengan dukungan pembiayaan dan distribusi dari CJ ENM, Penture Invest, serta Pathe.
Secara cerita, Ally menghadirkan kisah unik yang berpusat pada makhluk laut dalam bernama Ally, digambarkan sebagai sosok piglet squid (cumi-cumi babi) yang menggemaskan dan penuh rasa ingin tahu. Ia hidup di kedalaman Samudra Pasifik Selatan yang belum terjamah, dengan mimpi sederhana: melihat sinar matahari dan menjadi bagian dari dokumenter kehidupan liar.
Namun, kehidupan damainya berubah drastis ketika sebuah pesawat misterius jatuh dan tenggelam ke dasar laut. Peristiwa tersebut memicu rangkaian petualangan tak terduga yang membawa Ally bersama teman-temannya menuju permukaan. Dalam perjalanan tersebut, mereka menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjalin hubungan yang penuh makna.
Film ini tidak hanya menawarkan visual bawah laut yang memukau, tetapi juga mengangkat tema persahabatan, keberanian, serta hubungan antara manusia dan makhluk laut. Terinspirasi dari kehidupan laut nyata dan sebagian dari buku foto karya Claire Nouvian berjudul The Deep: The Extraordinary Creatures of the Abyss, Ally dirancang sebagai film keluarga yang memadukan humor, emosi, dan aksi epik.
Dari sisi produksi, proyek ini melibatkan talenta kreatif dari 12 negara, menjadikannya salah satu kolaborasi internasional terbesar dalam animasi modern. Beberapa nama penting yang terlibat antara lain Jae Hyung Kim sebagai animation supervisor, David Lipman sebagai supervising producer, serta Marcin Jakubowski sebagai production designer. Selain itu, studio efek visual ternama DNEG juga turut berkontribusi dalam pengembangan animasi 3D berkualitas tinggi.
Langkah Bong Joon Ho memasuki dunia animasi dinilai sebagai ekspansi kreatif yang menarik. Selama ini, ia dikenal sebagai sineas yang berani mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari thriller kriminal seperti Memories of Murder, drama psikologis Mother, hingga fiksi ilmiah seperti Snowpiercer. Bahkan, karya terbarunya Mickey 17 juga menunjukkan keberaniannya dalam mengeksplorasi tema futuristik.
Kesuksesan besar Parasite sendiri menjadi pencapaian monumental dalam industri film global. Film tersebut berhasil memenangkan empat Academy Awards, termasuk Best Picture, menjadikannya film Korea Selatan pertama yang meraih penghargaan tersebut. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Bong Joon Ho sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh di dunia.
Menariknya, proyek Ally disebut sebagai passion project yang telah lama ingin diwujudkan oleh Bong. Ia bahkan diketahui menggambar storyboard film ini secara manual, menunjukkan dedikasi tinggi dalam proses kreatifnya. Dalam beberapa kesempatan, ia juga menyebut produksi film ini sebagai tantangan besar sekaligus pengalaman yang sangat personal.
Dari sisi distribusi, Pathe akan menangani perilisan di wilayah Eropa tertentu dan Afrika Barat, sementara CJ ENM dan Penture Invest akan bertanggung jawab di kawasan Asia, termasuk Korea Selatan dan Indonesia.
Meski masih harus menunggu hingga 2027, antusiasme publik sudah mulai terasa sejak pengumuman perdana proyek ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Trailer Utama Victoria of Many Faces Dirilis, Anime Siap Tayang Juli 2026
-
Manga The Eccentric Doctor of the Moon Flower Kingdom Dapat Adaptasi Anime
-
Akhiri Kontrak dengan Agensi, Kwon Eun-bin Pilih Tinggalkan Dunia Hiburan
-
Agensi Umumkan Seungmin Stray Kids Absen di Festival Musik Governors Ball
-
Lee Do Hyun dan Kim Min Ha Dipasangkan di Remake Film Viva La Vida
Artikel Terkait
Entertainment
-
Avatar The Last Airbender Season 2 Tayang Juni 2026, Intip Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Tayang Juni 2026, Netflix Akhirnya Akuisisi Film In the Hand of Dante
-
Sinopsis System, Film India Bertema Hukum yang Dibintangi Sonakshi Sinha
-
Sinopsis Avatar The Last Airbender Season 2, Misi Baru Aang ke Ba Sing Se
-
Lee Do Hyun Diincar Perankan Pasien Kanker di Film Remake Viva La Vida
Terkini
-
Dari Sel Cinta yang Koma hingga Patah Hati Kocak: Serunya Yumi's Cells
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Kopdes Merah Putih Rasa Minimarket: Ketika Produk Petani Lokal Absen dari Rak Koperasi
-
5 Pilihan Bedak Remaja dengan Perlindungan UV, Bebas Aktivitas Seharian!
-
Kebijakan Sampah Residu ke Bantargebang, Apakah Solusi atau Beban Baru?