Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
Kang Mina (korae.co)
Anggia Khofifah P

Aktris sekaligus mantan idol Kang Mina akhirnya buka suara terkait keputusannya tidak berpartisipasi dalam proyek reuni 10 tahun I.O.I.

Dikutip dari Chosun Biz pada Rabu (22/04/2026), Mina menyampaikan penjelasannya secara langsung dalam konferensi pers untuk serial terbarunya di Netflix, If Wishes Could Kill, yang digelar di CGV Yongsan I’Park Mall, Seoul, pada 21 April.

Dalam kesempatan tersebut, Mina mengungkapkan perasaan campur aduk yang ia rasakan. Ia mengaku sangat menyayangkan tidak bisa ikut ambil bagian dalam proyek spesial tersebut. Reuni ini sendiri menjadi momen penting bagi para anggota dan penggemar, mengingat I.O.I akan merayakan satu dekade sejak debut mereka. Bahkan, grup ini telah menyiapkan album bertajuk I.O.I : LOOP, dengan lagu pra-rilis dijadwalkan pada 4 Mei dan perilisan penuh pada 19 Mei.

Meski demikian, Mina menegaskan bahwa keputusannya diambil bukan tanpa pertimbangan. Ia menjelaskan bahwa jadwal syuting yang telah direncanakan sebelumnya membuatnya sulit untuk berpartisipasi dalam aktivitas grup.

"Itu adalah keputusan yang sangat disayangkan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa fokus pada karier akting yang sudah terjadwal menjadi prioritas utama saat ini.

Ia juga secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang mungkin merasa kecewa. Mina berharap publik dapat memahami situasinya dan tetap memberikan dukungan. "Saya merasa sangat bersalah kepada para penggemar. Saya berharap mereka dapat melihat saya dengan penuh pengertian," ungkapnya dengan tulus.

Serial If Wishes Could Kill menjadi proyek penting dalam perjalanan karier Mina sebagai aktris. Drama ini mengisahkan sekelompok siswa sekolah menengah yang terjebak dalam kutukan sebuah aplikasi misterius yang dapat mengabulkan keinginan, sekaligus meramalkan kematian penggunanya. Dalam cerita tersebut, para karakter harus berjuang melawan takdir yang mengancam hidup mereka.

Mina sendiri memerankan tokoh bernama Nari, seorang siswi yang selalu menjadi pusat perhatian di sekolah. Ia menggambarkan karakternya sebagai sosok dengan sifat posesif yang kuat dan tekad tinggi untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Demi mendalami peran tersebut, Mina bahkan melakukan perubahan penampilan, termasuk memanjangkan rambutnya setelah sebelumnya mempertahankan gaya rambut pendek selama beberapa tahun.

Menariknya, Mina juga mengaku bahwa secara pribadi ia bukan penggemar genre horor. Ia bahkan merasa takut saat menonton konten serupa. Namun, sebagai seorang profesional, ia berusaha mempersiapkan mentalnya agar dapat tampil maksimal selama proses syuting.

Keputusan Mina untuk fokus pada dunia akting mencerminkan fase baru dalam kariernya. Sejak debut bersama I.O.I, ia telah berhasil membangun identitas sebagai aktris dengan berbagai proyek yang terus berkembang. Pilihan untuk tidak mengikuti reuni bukan berarti ia mengabaikan grup yang telah membesarkan namanya, melainkan lebih kepada tanggung jawab terhadap komitmen yang telah ia ambil sebelumnya.

Reaksi penggemar terhadap kabar ini pun beragam. Sebagian merasa kecewa karena tidak dapat melihat formasi lengkap I.O.I dalam momen spesial tersebut. Namun, tidak sedikit pula yang memberikan dukungan atas keputusan Mina, memahami bahwa setiap artis memiliki jalur karier yang berbeda dan harus membuat pilihan sesuai dengan prioritas masing-masing.

Transparansi Mina dalam menjelaskan situasinya turut membantu meredakan kekhawatiran publik. Dengan komunikasi yang jujur, ia menunjukkan penghargaan terhadap penggemar sekaligus menjaga hubungan baik dengan mereka.

Dengan jadwal penayangan If Wishes Could Kill yang akan dimulai pada 24 April di Netflix, Mina kini bersiap menunjukkan sisi terbaiknya sebagai aktris.