Pengadilan Korea Selatan resmi mengabulkan permohonan enam anggota FANTASY BOYS serta Doha dari grup BAE173 untuk menangguhkan kontrak eksklusif mereka dengan PocketDol Studio.
Melansir dari Soompi, kasus ini bermula pada November 2025, ketika Doha bersama enam anggota FANTASY BOYS, yaitu Kang Minseo, Lee Hanbin, Hikaru, Hong Sungmin, Kim Gyurae, dan Kaedan, mengajukan gugatan hukum terhadap agensi mereka. Dalam gugatan tersebut, para artis meminta pengadilan untuk mengonfirmasi bahwa kontrak eksklusif mereka tidak lagi berlaku, sekaligus mengajukan permohonan injunction atau penangguhan sementara atas kontrak tersebut.
Pada 16 April, pengadilan memutuskan untuk mengabulkan permohonan injunction yang diajukan oleh enam anggota FANTASY BOYS. Keputusan ini diambil setelah pengadilan menilai adanya permasalahan serius dalam transparansi keuangan yang disampaikan oleh pihak agensi. Meskipun PocketDol Studio telah memberikan laporan terkait pembayaran untuk kuartal pertama dan kedua tahun 2025, pengadilan menemukan bahwa laporan tersebut tidak memuat rincian pendapatan yang jelas serta tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung yang memadai.
Kurangnya transparansi ini dianggap sebagai faktor utama yang menyebabkan rusaknya hubungan kepercayaan antara artis dan agensi. Dalam industri hiburan, kepercayaan merupakan elemen penting dalam hubungan kerja, terutama dalam kontrak eksklusif yang mengikat kedua belah pihak dalam jangka waktu panjang. Ketika kepercayaan tersebut terganggu, maka keberlanjutan kerja sama pun menjadi dipertanyakan.
Tak lama setelah putusan tersebut, pada 21 April, pengadilan juga mengabulkan permohonan serupa yang diajukan oleh Doha secara terpisah. Dengan demikian, seluruh pihak yang terlibat dalam gugatan ini kini memperoleh hak untuk menangguhkan kontrak mereka sementara waktu, sembari menunggu proses hukum lebih lanjut terkait keabsahan kontrak tersebut.
Menanggapi keputusan pengadilan, PocketDol Studio bersama Phunky Studio menyatakan akan segera mengajukan banding. Dalam pernyataan resminya, pihak agensi menyebut bahwa keputusan pengadilan tidak sepenuhnya mempertimbangkan realitas operasional dalam manajemen industri hiburan. Mereka juga menilai bahwa putusan tersebut terlalu berfokus pada aspek prosedural tanpa melihat konteks yang lebih luas dalam pelaksanaan kontrak.
Di sisi lain, Doha menyampaikan reaksinya secara langsung kepada penggemar melalui media sosial. Menggunakan nama aslinya, Na Gyu Min, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah menunggu dengan sabar selama proses hukum berlangsung. Ia juga meminta maaf karena baru dapat memberikan kabar setelah keputusan pengadilan diumumkan.
Dalam pesannya, Doha menyebut bahwa putusan ini memberinya kesempatan untuk melanjutkan langkah yang sempat terhenti. Ia mengaku mengalami berbagai emosi selama proses tersebut, mengingat betapa pentingnya periode ini dalam perjalanan hidupnya. Kini, dengan adanya keputusan pengadilan, ia menyatakan kesiapan untuk kembali aktif dan menunjukkan hasil kerja yang telah ia persiapkan.
Berikut pesan lengkap dari Doha:
"Halo, ini Na Gyu Min.
Terima kasih telah menunggu begitu lama tanpa kabar.
Dan saya mohon maaf karena baru menyapa sekarang.
Karena ini adalah periode yang sangat berarti bagi saya, belakangan ini saya merasakan berbagai macam emosi.
Melalui putusan pengadilan terbaru, saya akhirnya bisa melewati situasi yang sempat membuat segalanya terhenti.
Kini, saya berniat untuk melangkah maju kembali.
Saya akan berusaha untuk segera memperlihatkan apa yang telah saya persiapkan.
Saya juga akan melakukan yang terbaik untuk kembali menyapa kalian dari tempat yang semestinya.
Terima kasih."
Dalam beberapa tahun terakhir, sengketa kontrak di industri K-pop bukanlah hal baru, terutama ketika menyangkut pembagian pendapatan dan hak-hak artis.
Baca Juga
-
Seungkwan SEVENTEEN Berpeluang Debut Akting Melalui Drama Wed Thurs Fri
-
CloverWorks Garap Anime The Case Files of Biblia Bookstore, Tayang 2027
-
Tak Ikut Reuni I.O.I, Kang Mina Ungkap Alasan dan Minta Pengertian Fans
-
Novel Isekai Populer Karya Yasukiyo Kotobuki Resmi Dapat Adaptasi Anime TV
-
Tokoh Utama Tak Bicara, Manga Unik Karya Shinichi Sawaragi Siap Jadi Anime
Artikel Terkait
Entertainment
-
Curi Sorotan, Maika Monroe Kembali Main Film Horor Lewat Victorian Psycho
-
Seungkwan SEVENTEEN Berpeluang Debut Akting Melalui Drama Wed Thurs Fri
-
Tayang Mei, Ryohei Otani dan Jin Young Bintangi Shota's Last Business Trip
-
Comeback Teater! Sooyoung Girls' Generation Bintangi The Merchant of Venice
-
Doraemon Rilis Episode Spesial Berlatar Vietnam, Tayang 23 Mei
Terkini
-
Ramen Master: Kuliner Jepang Favorit Mahasiswa yang Ramah Kantong di Malang
-
Jejak Wawasan 11: Menyibak Dunia Tersembunyi dalam The Secret of Shambhala
-
Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
4 Physical Sunscreen Lokal Allantoin, Redakan Kemerahan pada Kulit Sensitif