Japan Football Association atau JFA resmi mengumumkan proyek pengembangan pemain muda terbaru yang terinspirasi dari anime dan manga populer BLUE LOCK. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Tokyo pada 11 Mei 2026 bersama SCO Group Co., Ltd. sebagai mitra utama proyek.
Program baru bernama "JFA x SCO GROUP FUTURE CAMP" ini dibuat untuk mencari dan mengembangkan talenta sepak bola Jepang yang tinggal di luar negeri. Menurut JFA, proyek tersebut menjadi versi internasional dari National Training Center yang selama ini digunakan untuk pembinaan pemain muda di Jepang.
Melalui FUTURE CAMP, sistem pencarian bakat sepak bola Jepang kini diperluas ke luar negeri dengan tujuan menemukan pemain potensial yang suatu hari nanti mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Inspirasi dari BLUE LOCK dipilih karena seri tersebut dikenal mengangkat tema ambisi individu, ego kompetitif, dan perjuangan menjadi striker terbaik dunia.
Dalam konferensi pers, Presiden JFA Tsuneyasu Miyamoto menyebut bahwa federasi kini menerima semakin banyak pertanyaan terkait pemain muda Jepang yang berkembang di luar negeri. Menurutnya, dunia sepak bola modern sudah tidak lagi memiliki batas negara yang kaku seperti dulu.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda Jepang saat ini tidak lagi hanya berkembang di kompetisi domestik, melainkan mulai aktif berkarier di berbagai negara sejak usia dini. Karena itu, JFA merasa perlu membangun sistem yang mampu menjangkau para pemain tersebut sejak awal perkembangan mereka.
Miyamoto juga mengatakan bahwa kerja sama dengan BLUE LOCK memiliki makna khusus karena seri tersebut menggambarkan perjuangan serius untuk menjadi pemain terbaik dunia. Nilai kompetitif dan semangat individualisme dalam cerita BLUE LOCK dianggap selaras dengan tujuan FUTURE CAMP.
Sementara itu, Chairman SCO Group, Yusuke Tamai, mengatakan bahwa perusahaannya ikut terlibat dalam proyek ini karena merasa dunia dewasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung masa depan generasi muda. Menurutnya, inisiatif seperti FUTURE CAMP dapat menjadi investasi penting untuk perkembangan sepak bola Jepang di masa mendatang.
Program perdana FUTURE CAMP dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 6 Agustus 2026 di Great Park, Irvine, Orange County, California, Amerika Serikat. Program ini akan difokuskan untuk pemain kategori U-16 yang lahir antara 1 Januari 2010 hingga 31 Desember 2011.
JFA menjelaskan bahwa peserta yang dapat mendaftar harus memiliki kewarganegaraan Jepang, memiliki minimal satu orang tua berkewarganegaraan Jepang, atau memenuhi syarat untuk memperoleh kewarganegaraan Jepang. Lokasi tempat tinggal peserta tidak dibatasi sehingga pemain dari berbagai negara dapat mengikuti seleksi.
Jumlah peserta yang akan dipilih diperkirakan sekitar 25 pemain, termasuk penjaga gawang. Selama program berlangsung, para pemain akan menjalani berbagai sesi evaluasi yang dipimpin langsung oleh pelatih JFA, mulai dari latihan teknis, pertandingan uji coba, hingga tes fisik. JFA juga akan mengirim sekitar 10 pelatih serta beberapa kandidat pemain tim nasional Jepang U-15 untuk mendukung kegiatan tersebut.
Proses seleksi FUTURE CAMP akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pemeriksaan dokumen yang mencakup evaluasi klub tempat pemain bernaung, level kompetisi, hingga riwayat seleksi sebelumnya. Setelah itu, peserta yang lolos akan memasuki tahap kedua berupa penilaian video pertandingan untuk mengukur kemampuan teknik, pengambilan keputusan, taktik individu, dan kualitas atletik mereka.
Pendaftaran dibuka mulai 11 Mei hingga 12 Juni 2026, sementara hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada akhir Juni.
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan langsung dari kreator BLUE LOCK. Penulis manga, Muneyuki Kaneshiro, mengatakan bahwa proyek tersebut terasa seperti "BLUE LOCK di dunia nyata."
Ia mengaku sangat terkejut ketika ide yang awalnya hanya ada dalam manga kini benar-benar menjadi bagian dari program pengembangan sepak bola nasional Jepang.
Ilustrator manga BLUE LOCK, Yusuke Nomura, juga menyampaikan antusiasmenya. Ia percaya bahwa para "egoist" yang selama ini digambarkan dalam cerita benar-benar ada di dunia nyata dan berharap proyek ini mampu menemukan striker hebat masa depan Jepang.
Komentar serupa juga datang dari produser anime BLUE LOCK, Ryoya Arisawa. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal tim anime selalu berharap BLUE LOCK bisa memberi dampak nyata pada dunia sepak bola. Karena itu, kolaborasi dengan JFA dianggap sebagai pencapaian besar yang terasa seperti mimpi menjadi kenyataan.
Baca Juga
-
Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon
-
Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027
-
Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober
-
Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya
-
Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran
-
&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh
-
4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak