Dikutip dari pengumuman resmi Bandai Namco Filmworks, SUNRISE Studios dan SHAFT resmi mengumumkan kolaborasi produksi anime terbaru yang menjadi kerja sama pertama dalam sejarah kedua studio tersebut. Proyek ini langsung menarik perhatian penggemar karena mempertemukan dua nama besar yang selama puluhan tahun dikenal memiliki identitas dan gaya produksi yang sangat berbeda.
Pengumuman tersebut disampaikan pada 18 Juni melalui peluncuran akun resmi X bertajuk SUNRISE x SHAFT New Anime. Bersamaan dengan itu, pihak produksi juga memulai kampanye hitung mundur selama lima hari yang akan mengarah pada pengungkapan penuh proyek tersebut. Informasi lengkap mengenai judul, format, cerita, hingga staf utama dijadwalkan diumumkan pada 24 Juni pukul 00.30 JST atau tengah malam waktu Jepang.
Sebagai bagian dari kampanye promosi awal, akun resmi tersebut merilis sebuah video teaser singkat yang menampilkan sejumlah color script. Dalam industri animasi, color script merupakan rangkaian ilustrasi yang digunakan untuk menentukan suasana, pencahayaan, dan nuansa visual sebuah karya sebelum proses produksi berlangsung. Melalui video tersebut, penonton diberikan gambaran awal mengenai atmosfer dan dunia yang akan dihadirkan dalam proyek misterius ini.
Meski belum banyak detail yang diungkap, langkah promosi tersebut berhasil memancing rasa penasaran komunitas anime. Selama beberapa hari menjelang pengumuman resmi, akun X proyek ini akan terus membagikan berbagai unggahan hitung mundur yang diyakini berisi petunjuk tambahan mengenai karya yang sedang disiapkan.
Kolaborasi ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kerja sama produksi pertama antara Sunrise dan SHAFT. Kedua studio memiliki reputasi yang sangat kuat di industri anime Jepang, tetapi selama ini berkembang dengan karakteristik kreatif yang berbeda. Karena itu, banyak penggemar penasaran seperti apa hasil ketika dua pendekatan artistik tersebut dipadukan dalam satu proyek.
SUNRISE Studios sendiri merupakan salah satu studio anime paling berpengaruh dalam sejarah industri Jepang. Studio yang kini berada di bawah naungan Bandai Namco Filmworks tersebut dikenal luas sebagai rumah bagi berbagai waralaba besar, terutama Mobile Suit Gundam. Selain seri mecha legendaris tersebut, Sunrise juga melahirkan banyak karya populer lainnya seperti Code Geass, Love Live!, hingga anime klasik yang masih dikenang penggemar seperti Cowboy Bebop.
Saat ini mereka juga tengah mempersiapkan proyek perayaan 50 tahun Sunrise yang akan berlangsung pada 2027. Program tersebut mencakup berbagai inisiatif baru, termasuk proyek film pendek animasi 3DCG berjudul Mirai e no Koro atau Pursuing the Future, yang melibatkan sejumlah studio lain dalam proses produksinya.
Di sisi lain, SHAFT memiliki reputasi yang tidak kalah kuat. Studio yang berdiri pada tahun 1975 ini terkenal berkat pendekatan visual yang unik dan eksperimental. Nama SHAFT sangat identik dengan gaya penyutradaraan khas yang berkembang melalui karya-karya sutradara seperti Akiyuki Shinbo, yang membantu membentuk identitas visual studio tersebut selama bertahun-tahun.
Berbagai anime populer lahir dari tangan SHAFT, termasuk Puella Magi Madoka Magica yang dianggap sebagai salah satu anime paling berpengaruh pada era modern. Selain itu, studio ini juga dikenal melalui adaptasi Monogatari Series yang memiliki gaya penyutradaraan dan komposisi visual yang sangat khas. Tidak hanya itu, SHAFT juga terlibat dalam produksi judul lain seperti March Comes in Like a Lion, Pretty Boy Detective Club, Assault Lily Bouquet, hingga RWBY: Ice Queendom.
Saat ini SHAFT juga tengah mengerjakan adaptasi anime televisi dari manga Just Like Mona Lisa karya Tsumuji Yoshimura.
Kini, publik hanya perlu menunggu hingga pengungkapan resmi dilakukan untuk mengetahui kejutan apa yang telah disiapkan oleh dua raksasa industri animasi Jepang tersebut.
Baca Juga
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
-
Blu-ray Drakor Perfect Crown Dibatalkan, Imbas Dugaan Distorsi Sejarah
-
American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
Artikel Terkait
Entertainment
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
Terkini
-
Ulasan Film The Furious: Badai Aksi Tanpa Ampun yang Berkelas Dunia!
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?