Kadokawa resmi mengumumkan bahwa manga fantasi Soara and the House of Monsters karya Hidenori Yamaji akan diadaptasi menjadi serial anime televisi yang dijadwalkan tayang pada 2027. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Kadokawa juga memperkenalkan ultra teaser pertama, visual perdana, jajaran pengisi suara utama, serta staf yang akan mengerjakan proyek animasi ini.
Pengumuman ini langsung menarik perhatian para pembaca manga karena Soara and the House of Monsters dikenal memiliki konsep fantasi yang sangat berbeda dari kebanyakan cerita bertema manusia dan monster. Alih-alih berfokus pada peperangan, kisahnya justru menyoroti upaya membangun kehidupan baru melalui kerja sama dan rasa saling memahami.
Sebagai bentuk perayaan atas adaptasi anime ini, Hidenori Yamaji juga merilis ilustrasi khusus yang menampilkan para karakter utama. Ilustrasi tersebut menjadi wujud ucapan terima kasih kepada para pembaca yang telah konsisten mendukung serial ini sejak pertama kali diterbitkan.
Jajaran Staf dan Pengisi Suara Penuh Talenta
Anime Soara and the House of Monsters akan diproduksi oleh studio Felix Film. Proyek ini melibatkan sejumlah sineas berpengalaman di industri animasi Jepang. Berikut adalah daftar talenta yang mengisi jajaran produksi dan pengisi suara.
- Sutradara: Takaharu Ozaki, yang sebelumnya dikenal lewat karya populer seperti Goblin Slayer, BASTARD!! Heavy Metal, Dark Fantasy, dan Your Forma.
- Penulis Naskah: Ayumu Hisao, yang pernah mengerjakan komposisi seri I'm in Love with the Villainess, Kono Oto Tomare!: Sounds of Life, serta Agents of the Four Seasons: Dance of Spring.
- Desain Karakter: Tomoko Iwasa dipercaya untuk mengadaptasi desain karakter visual ke dalam format animasi.
- Komposer Musik: Hinako Tsubakiyama, yang dikenal melalui sejumlah anime unggulan seperti Sabikui Bisco dan Shy.
- Pengisi Suara: Ikumi Hasegawa dipercaya untuk memerankan Soara selaku tokoh utama perempuan dalam cerita, sementara karakter Kirik akan disuarakan oleh Ayumu Murase.
Sinopsis: Menemukan Makna Rumah Usai Perang
Berdasarkan sinopsis resmi yang diperkenalkan oleh Seven Seas Entertainment selaku penerbit versi bahasa Inggris, Soara adalah seorang gadis yatim piatu yang sejak kecil dibesarkan oleh para kesatria. Seluruh hidupnya dihabiskan untuk berlatih keras demi menjadi prajurit yang mampu melawan monster yang terus mengancam kerajaan.
Namun, ketika Soara akhirnya cukup dewasa untuk bertempur, perang antara manusia dan monster justru telah berakhir. Perdamaian telah tercapai sehingga kemampuan bertarung yang selama ini ia asah tidak lagi dibutuhkan. Kehilangan tujuan hidup, Soara memulai perjalanan panjang guna mencari tempat baru untuk dirinya.
Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu dengan Kirik, seorang dwarf muda yang memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun rumah. Kirik memimpin kelompok Monster Architects, yakni para arsitek yang bertugas merancang tempat tinggal nyaman bagi berbagai jenis monster.
Pertemuan itu mengubah kehidupan Soara sepenuhnya. Jika sebelumnya ia dilatih untuk membasmi monster, kini ia justru bekerja berdampingan dengan mereka. Bersama Kirik dan rekan-rekannya, Soara mulai membangun rumah bagi para monster, sekaligus perlahan menemukan arti keluarga, persahabatan, dan tempat yang benar-benar bisa ia sebut sebagai rumah.
Prestasi Membanggakan dan Antisipasi Penggemar
Cerita ini menawarkan sudut pandang yang unik karena berani mengangkat tema mengenai penghapusan prasangka serta pembangunan rasa saling pengertian antara dua pihak yang sebelumnya bermusuhan. Selain menghadirkan petualangan fantasi yang segar, manga ini juga dikenal berkat desain arsitektur rumah monster yang kreatif dan mendetail, sehingga menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi oleh para pembaca.
Manga Soara and the House of Monsters pertama kali dirilis pada November 2021 melalui platform Sunday Webry milik Shogakukan. Sejak saat itu, serial ini terus memperoleh respons positif. Volume ketujuh dijadwalkan terbit di Jepang pada 10 Agustus 2026, sementara versi bahasa Inggris diterbitkan oleh Seven Seas Entertainment.
Popularitas manga ini juga tecermin dari berbagai nominasi prestisius yang berhasil diraih. Soara and the House of Monsters masuk nominasi kategori Best Web Manga pada ajang Next Manga Awards selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2022 dan 2023. Selain itu, serial ini juga dinominasikan dalam kategori Best New Manga pada ajang American Manga Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Japan Society bersama Anime NYC.
Melalui pengumuman adaptasi anime beserta perilisan teaser perdananya, antusiasme penggemar terhadap Soara and the House of Monsters semakin melonjak. Dengan cerita fantasi yang menawarkan perspektif baru mengenai hubungan antara manusia dan monster, serial ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu anime yang paling dinantikan saat resmi mengudara pada 2027 mendatang.
Baca Juga
-
Fan Exhibition T.O.P Dibatalkan Usai Jumlah Reservasi Jauh di Bawah Target
-
The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir
-
Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance
-
Yoshihiro Togashi Tolak Proyek dengan Deadline demi Fokus Hunter x Hunter
-
Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang
Artikel Terkait
-
Dapat Respons Besar di India, Anime Obocchama-kun Resmi Hadirkan Seri Baru
-
4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers
-
We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri
Entertainment
-
Sinopsis Hide and Seek, Drama Jepang Dibintangi Fukushi Sota dan Shida Sara
-
Fan Exhibition T.O.P Dibatalkan Usai Jumlah Reservasi Jauh di Bawah Target
-
Sinopsis Fated Master and Disciple, Dracin Ju Jing Yi dan Zhang Yun Long
-
The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap
-
Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'
Terkini
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu
-
Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga