Hayuning Ratri Hapsari | Fitri Suciati
D.O. EXO (X/DOHKYUNGSOO_X)
Fitri Suciati

D.O. EXO kembali merilis karya musik solo terbaru. Pemilik nama lengkap Doh Kyung Soo tersebut baru saja merilis mini album keempat bertajuk ‘Dopamine’ pada Selasa (8/9/2026). Sekaligus membagikan video musik untuk lagu utama bertajuk ‘Guitarist’ melalui kanal YouTube resmi Doh Kyung Soo.

Kembali menyapa para penggemar dengan lagu solo terbaru, D.O. sukses membuai kita dengan vokalnya yang khas dan penuh penjiwaan. Nuansa lagu yang romantis, serta musik penuh harmoni juga disuguhkan melalui karya lagu bertajuk ‘Guitarist’ ini.

Sementara itu, ‘Guitarist’ merupakan lagu yang menggunakan ekspresi permainan gitar untuk menggambarkan ketertarikan romantis antara dua orang. Lagu ini secara khusus menangkap rasa gembira, ketegangan, dan pertumbuhan atau gejolak cinta yang dirasakan pasangan yang semakin dekat satu sama lain.

Disuguhkan dengan iringan musik akustik yang dipadukan dengan genre musik R&B, lagu ini membandingkan seni permainan gitar sebagai metafora untuk menjelaskan tentang chemistry, antisipasi, dan hubungan emosional yang terjalin antara 2 orang yang mulai merasakan jatuh cinta.

Lewat melodi yang lembut, serta vokal penuh penjiwaan dari Doh Kyung Soo, ‘Guitarist’ menggambarkan gejolak dan perjalanan cinta yang perlahan tumbuh semakin dalam. Dari rasa kekaguman atas sosok spesial, kecocokan yang hadir seiring berjalannya waktu, hingga perasaan cinta yang semakin mantap dan menggebu.

Dari awal hingga akhir, lirik lagunya terus membandingkan tentang ketertarikan romantis dengan interaksi antara seorang pemain gitar dan instrumen yang ia mainkan. Layaknya jemari yang dengan lembut memetik tiap senar untuk memainkan nada dan menciptakan harmoni, begitulah proses kedekatan sepasang insan yang semakin tertarik dari hari ke hari.

Melodi yang tercipta juga digambarkan sebagai keseimbangan antara rasa senang, tegang, sekaligus saling memahami ketika 2 orang merasakan gejolak asmara dan keterpikatan yang sama. Bagaimana cinta dapat terasa begitu menghangatkan, lembut, tetapi juga bikin kita selalu terkejut setiap waktu digambarkan dengan detail lewat bait per bait lagu.

‘Guitarist’ tak hanya merupakan nyanyian cinta yang dilantunkan oleh seorang pemain gitar, tetapi merupakan lagu yang mewakili keindahan sisi emosional. Ketika hubungan antara sepasang insan mulai terjalin, getaran cinta yang terus berkembang di antara keduanya semakin dalam dan mekar layaknya sebuah melodi dan harmoni yang tercipta.

Tak sampai di situ, ‘Guitarist’ juga merayakan momen terkecil, tetapi penuh arti dalam sebuah hubungan asmara. Ketika 2 orang insan mulai beresonansi satu sama lain, layaknya kumpulan nada yang berpadu membentuk sebuah melodi.

Lebih sederhana lagi, ‘Guitarist’ mewakili ungkapan percaya diri seseorang ketika ia merasa telah menemukan seseorang yang cocok dengannya. Apa pun itu terasa begitu pas dan indah, layaknya petikan nada-nada pada senar gitar yang tengah dimainkan seseorang. Sesederhana apa pun melodi yang terbentuk, semuanya akan terdengar begitu indah jika dilantunkan untuk sosok yang kamu kagumi.

Ungkapan tulus nan sederhana itu disajikan tak hanya sebagai intro atau pembuka lagu, melainkan juga ditekankan pada bagian chorus yang mencuri perhatian. Seperti lantunan emosional ketika kamu merasakan getaran melodi yang muncul saat bibir dan napas seseorang bergetar, menjadi sinyal dan mengalir dalam dirimu layaknya sebuah melodi.

Layaknya mimpi yang mulai terwujud, suasana dan perasaan yang tercipta mengalun dengan indah seperti petikan gitar yang tengah kamu mainkan. Perbandingan yang sederhana, tetapi menghangatkan hati ini sukses membuat para pendengar terbuai dan ikutan merasakan gejolak hubungan cinta yang semakin dalam.