Keris merupakan salah satu senjata asli asal Indonesia. Senjata khas itu oleh UNESCO sudah ditetapkan sebagai warisan asli budaya Indonesia. Namun, keris atau wesi aji masih dipandang sebagian orang sebagai barang klenik dan mistis.
Seperti gambar di atas, sebagian orang akan memandang dari sisi klenik ketika keris bisa berdiri. Padahal, pisau dapur pun bisa juga berdiri seperti itu. Dahulu kala, keris menjadi senjata khas yang terselip di pinggang bagi lelaki dewasa.
Namun kini keindahan seni dan budaya sebuah keris seolah hilang karena terbalut isu klenik dan mistis. Di sisi lain, banyak keris yang kini menjadi koleksi museum di negara lain. Sampai di satu titik, yang membuat miris, keris hanya menjadi bahan obrolan bahwa dulu ada kerajaan Singasari dengan keris buatan Empu Gandring, atau duel Arya Penangsang menggunakan keris Setan Kober dengan Sutawijaya.
Mari lestarikan budaya.
Dikirim oleh Jaka Dadun, Jakarta
Tag
Baca Juga
-
Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo
-
5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih
-
4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit
Terkini
-
Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!