Nah, sebentar lagi liburan Natal dan Tahun Baru tiba, nih. Buat mereka yang bisa cuti atau dapat liburan panjang, pastinya nggak akan menyia-nyiakan momen ini, kan?
Ada baiknya, rencana liburan dibuat jauh-jauh hari, sehingga kita bisa memilih tempat-tempat yang kita kehendaki, tanpa harus 'rebutan' dengan orang lain di musim libur ini. Selain itu, rencana akan membuat kita mampu menabung.
Kebanyakan orang akan merasa miskin setiap kali liburan selesai. Ketika kembalu ke 'dunia nyata', uang yang tersisa tak cukup untuk sebulan ke depan. Tentu, kita nggak mau kayak gitu, kan?
Ini ada beberapa tips anti-miskin yang mungkin bisa diterapkan di sini;
1. Tetapkan Batas Pengeluaran Liburan
Kalau bisa, tanpa kartu kredit ya, sebab kartu kredit sudah terbukti akan membuat miskin. Sebisa mungkin gunakan uang dari kartu debit saja, sehingga kita akan benar-benar mengontrol pengeluaran.
2. Beri Hadiah Natal Sederhana
Tak perlu mengharuskan diri sendiri untuk memberikan hadiah Natal dengan harga spektakuler, sebab hadiah sederhana pun punya kesan yang sama. Misalnya, kue muffin yang berwarna-warni, bando-bando Natal, atau kaos kaki Natal.
3. Anggaran Hadiah Sesuai Keuangan
Jangan menganggarkan hadiah lebih besar daripada kebutuhan perjalanan liburan. Kalaupun kita punya Rp10 juta, misalnya, maka anggarkan perjalanan Rp8 juta saja dan Rp2 juta untuk hadiah. Sisanya bisa untuk keperluan mendadak.
4. Belanja di Saat Diskon
Untuk keperluan liburan Natal dan Tahun Baru, sebaiknya dibeli saat ada diskon. Selain bisa menghemat, belanja di dekat Natal dan Tahun Baru pun membuat kita lebih berhati-hati dalam pengeluaran dan 'tidak kalap'. Kita jadi tahu barang yang harus dibeli dan tak main ambil barang.
5. Tidak Boleh Belanja di Luar Anggaran
Saat di lokasi wisata, biasanya banyak barang lucu dan menggemaskan untuk dibeli. Ingat ya, perjalanan masih sebulan ke depan, sehingga kita harus memikirkan kembali biaya hidup setelah liburan.
Semoga tips sederhana ini bisa membantu. Selamat libur Natal dan Tahun Baru...
Pengirim: Irina Tyas, karyawati.
Baca Juga
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
Artikel Terkait
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
Lifestyle
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!
Terkini
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu