Balita dan anjing atau kucing memang selalu mengundang tawa, tak terkecuali video pendek yang diunggah @neng_jepret kali ini. Bayi bule dan anjingnya (yang bule juga) ini membuat saya senyum-senyum sendiri.
Si balita ingin banget ke kulkas dan mungkin mengambil sesuatu. Ia naik ke leher anjingnya, sambil meraih handle pintu kulkas dan berhasil membukanya. Saat pintu sudah terbuka, ia mungkin bingung memilih mana yang akan diambil.
Sambil mikir-mikir, yang mungkin kelamaan, si anjing pun berlalu. Ia meninggalkan balita dengan posisi menggantung.
Adegan lucu dan menggemaskan ini kontan membuat warganet tertawa;
@thina_kai; Kocak wkwk.
@devipngst_; @ahmdfai kok aku ngakak.
@duniajaer; cute bgt yaampun.
@kireinaselfi; Hahaha ujung2nya dia kabur sendirian... takut kena marah...
@coffeeispink; Itu anaknya kuat bener tangannya, abis ditinggal masih kuat nahan. Hahhaa.
Ini videonya.
Pengirim : Rully Irawan, mahasiswa
Baca Juga
-
Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali
-
Annyeonghaseyo! Korea Gratiskan Visa Liburan WNI, Syaratnya Cuma Gak Boleh Pergi Sendiri
-
Rahasia Hutan Ajaib
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara
-
Bangkit dari Post Holiday Blues Usai Mudik Lebaran: 7 Cara Cerdas Balik ke Realita Tanpa Drama
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bangkit dari Post Holiday Blues Usai Mudik Lebaran: 7 Cara Cerdas Balik ke Realita Tanpa Drama
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
OPPO Watch X3 Mini Bocor, Siap Jadi Smartwatch Andalan dengan Fitur Premium
-
4 Inspirasi Outfit Jaket ala Ian Hearts2Hearts, Youthful dan Trendy Abis!
-
4 Outfit Hangout ala Chaeryeong ITZY, Effortless tapi Tetap Standout!
Terkini
-
Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali
-
Annyeonghaseyo! Korea Gratiskan Visa Liburan WNI, Syaratnya Cuma Gak Boleh Pergi Sendiri
-
Rahasia Hutan Ajaib
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang