Dari jaman putih abu hingga berkebaya dan berbatik.
Dari bersama di bangku sekolah (SMA 3 Semarang) hingga bekerja bersama di kabinet. How time flies… its been 40 years of friendship between Ibu @smindrawati and I. Mari kita rayakan persahabatan untuk kebaikan.
Itu dia ungkapan kata yang ditorehkan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi buat sahabatnya, Bu Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di akun @retno_marsudi. Keduanya ternyata lulusan SMA 3 Semarang, Jawa Tengah.
Kalau berdasarkan kalimat yang diungkapkan, 40 tahun persahabatan, ya ampun... Sejak dari rok abu-abu hingga berkebaya dan berbatik. Sejak bangku sekolah hingga duduk bersama di jajaran kabinet.
Saya salut dan hormat buat ibu-ibu sekalian. Bukan cuma jadi Srikandi di Kabinet Kerja, tapi juga mampu menjadi contoh bersikap dalam pertemanan dan persahabatan.
Saya tak punya kalimat yang menggambarkan kekaguman saya pada kalian, tapi komentar dari sejumlah warganet ini sangat mewakili. Kalian memang putri-putri terbaik bangsa yang sesungguhnya;
@al_faruq_haidar; Friendship goal.
@ree.my89; Wah keren banget kedua Ibu sosok idolaku trnyata friendship dr jaman SMA...
@saputra_re; 40 tahun berteman, dan sekarang ibu berdua termasuk sama sama Menteri terbaikkkk... Hebatttttt.
Sampai-sampai ada warganet yang minta mereka berdua tetap berkarya 2 periode;
@miss.alexis_maheera; Ibuuukkkk berdua keren banget sumpah. 2 periode pleaseee.
Nah, foto-foto yang saya tampilkan di sini merupakan persahabatan mereka di kala menjabat sebagai Menkeu dan Menlu. Semoga kapan-kapan ibu-ibu sekalian memposting foto saat sekolah dulu ya...
Pengirim : Joy Citradewi, mahasiswa.
Baca Juga
-
Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!
-
Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?
-
Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton
-
Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang
Artikel Terkait
-
Sri Mulyani: Pelemahan Yuan Pengaruhi Indonesia, Investasi Bisa Jadi Solusi
-
Sri Mulyani Patahkan Pesimisme Rizal Ramli soal Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Indonesia Sulit Maju Karena Lebih Banyak Perantara Daripada yang Kerja
-
Sri Mulyani Sindir Anggaran Pendidikan Tinggi Tapi Hasilnya Tak Memuaskan
-
Negara Ingin Maju? Sri Mulyani Sarankan BUMN Beri Ruang untuk Swasta
Lifestyle
-
Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?
-
Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi
-
Bebas Lengket! 5 Pilihan Sunscreen Lidah Buaya yang Ringan & Cepat Meresap
-
Vivo Y32 Resmi Dirilis, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Layar 120Hz
-
Gila Validasi dan Tak Mau Repot: Membedah Tren 5 Joki Paling Absurd di Indonesia
Terkini
-
Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!
-
Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton
-
Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang
-
7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini