Salah satu scope yang paling sering digunakan dalam digital marketing adalah email marketing, suatu kegiatan pemasaran melalui email dengan menyebarkan pesan pada sejumlah pelanggan potensial secara massal. Sekarang banyak perusahaan dan startup yang menggencarkan metode pemasaran ini karena efektivitasnya yang cukup bagus. Tingkat konversi dari email marketing yang baik biasanya mencapai 2 persen hingga 5 persen. Ini tentunya kembali lagi pada jenis industri dari bisnis Anda.
Umumnya, masalah yang dihadapi ketika membuat email marketing adalah open rate dan tingkat konversi yang rendah. Hal ini biasanya disebabkan karena masih ada kesalahan dalam formula copywriting dan hal-hal teknis lainnya. Namun, jangan khawatir, karena ada 5 teknik mudah yang bisa Anda terapkan untuk membuat email marketing lebih efektif dan menguntungkan perusahaan.
Tentukan Target Audiens yang Jelas
Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika hendak menulis email marketing adalah target audiens. Kegiatan email marketing menjangkau pelanggan potensial dalam ranah yang lebih personal, sehingga Anda harus dapat membuat mereka nyaman dan merasa cocok dengan nilai-nilai dari bisnis. Misalkan jika target audiens Anda adalah seorang pelajar SMA, tentu gaya penulisan yang digunakan akan berbeda untuk target audiens pekerja.
Tulis Subjek dan Kalimat Pertama yang Menarik
Subjek dan kalimat pertama adalah hal paling krusial yang menentukan apakah email tersebut akan dibuka atau tidak. Oleh karena itu, tulislah judul yang menarik perhatian dan menggambarkan garis besar isi badan email yang akan Anda kirimkan. Jika ingin memberi pengumuman tentang promo Harbolnas, Anda bisa menulis subjek seperti: Rayakan Harbolnas Bersama Kami! Kemudian, untuk kalimat pertamanya, Anda bisa menulis: Klaim diskon hingga 12% hanya di sini!
Jelaskan Benefit, Bukan Fitur
Psikologi marketing mengungkapkan bahwa audiens cenderung tidak peduli dengan fitur-fitur dari produk atau layanan yang Anda jual. Jadi, daripada menuliskan terlalu banyak kata-kata untuk menjelaskan fitur produk yang tidak dipedulikan audiens, lebih baik tonjolkan benefit atau keuntungan yang akan Anda berikan bagi mereka. Cantumkan pula apa yang membuat bisnis Anda lebih unggul daripada bisnis lain.
Ciptakan FOMO
Konten pemicu FOMO (Fear of Missing Out) adalah salah satu cara untuk mengajak pembaca segera melakukan action setelah menerima stimulus marketing yang Anda kirim. Anda bisa sesekali menciptakan FOMO dalam email marketing dengan memberikan keterangan tentang batas akhir promo, penutupan pre-order, dan sebagainya. Namun, tentunya Anda harus selalu menepati tanggal yang ditulis supaya tidak kehilangan kepercayaan dari pelanggan.
Buat Call to Action yang Simpel dan Persuasif
Call to Action (CTA) adalah hal wajib dalam setiap konten marketing yang Anda buat. Pastikan Anda sudah mencantumkan hyperlink supaya audiens yang tertarik bisa langsung melakukan keinginan Anda. Misalnya, jika tujuan yang ingin Anda capai dalam konten marketing adalah supaya audiens mendaftar suatu webinar, maka cantumkanlah link pendaftarannya.
Jika tujuan Anda adalah supaya audiens membeli produk, maka cantumkan link produknya. Gunakan frasa sederhana seperti click here, claim now, atau register now dalam CTA supaya mudah dipahami.
Itulah 5 teknik yang bisa dipraktikkan dalam membuat email marketing. Kombinasikan beberapa teknik supaya email marketing Anda makin efektif.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Film Komedi Romansa 2000an, Bikin Kamu Berbunga-bunga
-
Bikin Betah, 5 Rekomendasi Kafe Estetik di Semarang Cocok Buat Anak Muda
-
4 Rekomendasi Buku Literasi Keuangan yang Wajib Kamu Baca
-
5 Universitas Terbaik di Indonesia Menurut QS World University Rankings 2023
-
5 Skill yang Harus Dikuasai Digital Marketer, Pelajari Baik-baik
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Berjerawat, Anti Kusam dan Ringan!
-
5 Tablet Paling Worth It Buat Kerja di Awal 2026, AnTuTu Tembus 1,5 Juta
-
4 Ide Padu Padan Celana Jeans ala Jihyo TWICE, Stylish dan Cozy Abis!
-
Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop
-
4 Serum Salicylic Acid dan Cica Redakan Jerawat dan Kemerahan Tanpa Purging
Terkini
-
Menguliti Film THE RIP 2026: Loyalitas, Kriminal dan Aksi Tak Biasa
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
-
Sinopsis The King's Warden, Film Korea Sejarah Baru Dibintangi Park Ji Hoon
-
John Herdman, FIFA Series dan Kutukan yang Menghantui Laga Debut Pelatih Timnas Indonesia
-
Juri Oscar Beber Sengaja Skip Wicked 2 Raih Nominasi pada 2026