Film horor merupakan film yang menyajikan adegan-adegan menyeramkan dan menakutkan, biasanya film horor bercerita tentang hantu atau setan. Setiap orang yang menonton film horor pasti memberikan rasa takut dan jantung juga deg-degan untuk menyaksikan adegan demi adegan.
Apalagi jikalau anak-anak disajikan film horor, hasilnya adalah si anak akan ketakutan dan membayangkan hal tersebut berada di dekatnya. Orang dewasa sekalipun sering merasa ketakutan setelah menonton film horor. Berkaitan dengan itu, kita perlu tahu dampak buruk dari film horor kepada anak-anak.
Berikut 4 dampak buruk jika anak menonton film horor.
1. Trauma
Anak-anak jika disajikan dengan film horor, akan berdampak buruk pada dirinya yaitu si anak akan merasakan terauma. Terauma itu akan memberikan ketakutan luar biasa pada anak.
Sangat mungkin untuk tidur sendiri maupun ke kamar mandi saja, si anak akan ketakutan. Oleh sebab itu, hal ini harus dijaga dan dicegah terutama oleh orangtua.
2. Menangis
Kita harus menyadari bahwa anak yang disajikan film horor akan membuatnya menangis. Menangis itu diakibatkan anak ketakutan hebat dan tak sanggup menonton.
Ketika anak sudah menangis maka akan sulit untuk mendiamkannya. Orangtua pun akan kesulitan melakukan itu. Sebab itu, hindari menyajikan film horor pada anak.
3. Terbawa dalam mimpi
Anak-anak yang disajikan dengan film horor akan membuat anak tersebut bermimpi tentang film horor tersebut. Hal ini sangat sering terjadi diakibatkan anak terus menerus memikirkan film horor tersebut dan merasa dihantui oleh film tersebut.
Jikalau hal ini tidak dicegah maka anak akan terus ketakutan dan membuatnya tidak tenang dalam beraktivitas.
4. Menjatuhkan kepercayaan diri
Jika anak sudah dibayang-bayangi rasa takut maka itu akan menjatuhkan kepercayaan dirinya. Dalam setiap kegiatan, si anak akan terus merasa ketakutan. Percaya dirinya pun sedikit demi sedikit habis sehingga itu akan memperburuk kondisinya. Karakternya pun akan takut dan takut. Karena itu, jangan anggap remeh menyajikan film horor pada anak.
Empat dampak buruk menyajikan film horor pada anak tersebut, semoga membantu seluruh orangtua agar tidak membiarkan anak menonton film horor dan segera melarang anak ketika hendak menonton film horor tersebut.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Review Film Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, dari Ritual Mistis sampai Jumpscare Kejam
-
3 Beda Film Pabrik Gula Versi Cut dan Uncut, Pahami Dulu Sebelum Nonton!
-
Review Film 'Pabrik Gula': Teror Mistis di Balik Industri Gula Kolonial
-
Teror di Bioskop! 4 Film Horor Indonesia Tayang April 2025
-
Sinopsis Godaan Setan yang Terkutuk, Ketika Ruqyah Menjadi Teror Mengerikan
Lifestyle
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
-
Dari Chic Hingga Edgy, Ini 4 Ide Outfit Hangout ala Beomgyu TXT
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
Terkini
-
Ulasan Your Friendly Neighborhood Spider-Man: Fresh, Fun, dan Penuh Aksi!
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster