Kehidupan tak lepas dari masalah dan itulah tantangan yang mesti dihadapi manusia. Hanya saja, gak semua orang mampu memandang masalah dengan tepat. Tak sedikit orang yang senang playing victim, seolah-olah ia tak berdaya dan selalu menjadi korban.
Menghadapi teman seperti ini bisa menguras energi akibat cara pandang negatifnya terhadap kehidupan. Untuk mengetahui apakah ada temanmu yang seperti ini, cek tanda-tandanya, ya!
1. Sering mengeluh
Perilaku yang sering banget ditunjukkan oleh orang yang suka playing victim adalah sering mengeluh. Ia merasa dirinya yang paling tidak beruntung di dunia ini dengan berbagai masalah yang dialami.
Padahal, semua orang punya permasalahan juga. Hanya saja, jenis permasalahan tersebut berbeda-beda sesuai dengan ujian hidupnya masing-masing.
2. Selalu berusaha menarik simpati
Hal lain yang kerap dilakukan si playing victim adalah mengasihani diri sendiri demi menarik simpati. Orang seperti ini umumnya sangat haus perhatian. Awal-awalnya mungkin kamu merasa kasihan. Akan tetapi, karena terlalu sering mengasihani diri sendiri lama-lama jadi sebal.
3. Diberi saran selalu ditolak
Satu sisi ia sering banget berkeluh kesah ke orang-orang sekitar yang mau mendengarkannya. Akan tetapi, setiap kali diberi saran selalu saja ada alasan untuk menolaknya. Terlihat sekali kalau dia memang gak berniat untuk lepas dari masalah itu.
4. Anti kritik
Tanda lain orang yang suka playing victim adalah paling gak suka dikritik. Bila kamu memberinya teguran bahwa masalah yang saat ini sedang dialami adalah akibat ulahnya sendiri, dia pasti kesal. Padahal, kamu melakukannya supaya dia sadar agar di kemudian hari tak dilakukan lagi.
5. Gak rela melihat orang lain bahagia
Sebagai teman, semestinya turut bahagia saat liat teman gembira. Hanya saja, orang yang senang playing victim gak senang melihat hal positif di sekitarnya. Ia menginginkan seluruh perhatian tertuju ke dirinya.
Itulah kenapa kalau mendengar kamu mendapat hal yang menyenangkan komentarnya seperti iri atau terkesan dunia ini gak adil karena sudah memberikanmu kegembiraan. Misalnya, saat mendapat kabar kalau kamu akan pergi jalan-jalan ke luar negeri dengan entengnya di celetuk, “Enak, ya, kalau jadi orang kaya bisa bebas ke mana-mana”. Padahal, kamu sudah menabung lama untuk bisa pergi jalan-jalan ke luar negeri.
Berteman dengan orang yang memancarkan aura negatif bisa membuatmu tertular negatif juga, lho. Oleh sebab itu, sebaiknya jaga jarak deh dari tipe teman yang suka playing victim.
Tag
Baca Juga
-
Hottest Merapat! Lee Jun Ho 2PM Umumkan Tur Konser pada Januari 2025 Mendatang
-
Min Hee-jin Mantap Ambil Langkah Hukum Usau Tinggalkan ADOR
-
Sejarah Baru! ATEEZ Jadi K-Pop Artist Ketiga dengan Album No. 1 Billboard
-
Jeongnyeon: The Star Is Born, Puncaki Peringkat Drama Korea dan Aktor Terbaik
-
Nantikan! Ji Seung Hyun dan Jung Hye Sung Siap Menghibur di Film Aksi Komedi Baru
Artikel Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Mengeluh dengan Strategi Patrick Kluivert
-
Rumah Fitri Salhuteru Eks Sahabat Nikita Mirzani Diejek Seperti Gudang
-
Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!
-
Punya Masalah Selesaikan, Bukan Cuma Nge-repost Quotes TikTok yang Relate!
-
Xiaomi Atasi Masalah Pengisian Baterai yang Lambat, Termasuk di Indonesia
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?