Trauma yang kita alami umumnya kita ketahui karena sikap menyakitkan orang lain yang ditujukan kepada kita. Namun, jika kita melihatnya lebih dalam, trauma juga bisa berasal dari diri kita sendiri. Kebanyakan orang mungkin belum mengetahui hal ini.
Ada 3 perilaku diri sendiri yang bisa membuat kita trauma.
1. Porsinya terlalu sedikit
Saat kita sudah tahu porsi cukupnya tapi kita tidak memenuhinya, hal ini bisa membuat kita merasa kurang nyaman. Contohnya seperti kurangnya komunikasi mengakibatkan kurang tahu dengan kenyataan sebenarnya. Hal lainnya yaitu kurang mengungkapkan perasaanmu yang berimbas pada emosi yang terus-terusan kamu pendam. Emosi yang dipendam bisa membuat diri sendiri menjadi lebih sering overthinking, stres, dan lelah mental.
Contoh lainnya yaitu kurangnya interaksi dengan orang lain. Percayalah, bersosialisasi dengan orang lain itu tidak seburuk yang kamu bayangkan. Saat kamu bisa berinteraksi dengan mereka meski dalam skala kecil, tanpa disadari kamu menjadi lebih sering bahagia dan bisa melepas beban.
2. Terlalu berlebihan
Kita tahu bahwa segala hal yang berlebihan itu tidak baik. Begitu juga dengan sikap. Contohnya marah berlebihan, rasa ingin tahu yang berlebihan, dan peduli secara berlebihan. Kita harus tahu batas wajar diri sendiri untuk orang lain. Bersikaplah dengan cukup untuk dirimu dan juga orang lain. Saat kita bersikap secara berlebihan, terkadang rasa sakitnya juga lebih.
Contohnya peduli berlebihan membuat kita mudah untuk dimanfaatkan, marah berlebihan membuat kita kehilangan banyak hal, dan rasa ingin tahu berlebihan membuat kita terlalu mengetahui hal yang tidak seharusnya kita ketahui, ujungnya adalah kekecewaan.
3. Terlalu cepat
Langsung saja ke contohnya yaitu mengambil keputusan terlalu cepat. Jika hal ini dilakukan, kita tidak tahu risiko selanjutnya dan bisa menimbulkan rasa penyesalan. Jangan pernah mengambil keputusan saat kamu marah dan pikirkan dua atau tiga langkah selanjutnya jika kamu mengambil keputusan tersebut. Berfikirlah dengan jangka panjang. Saat kamu sudah bersedia untuk mengambil keputusan tersebut, kamu juga harus bertanggungjawab dengan segala risikonya.
Maka dari itu, saat kamu sedang emosi, tenangkan pikiran terlebih dahulu. Jangan asal bertindak saat diri kita dikuasai oleh rasa marah. Jangan ragu untuk berkata tidak atau menolak ajakan orang lain jika itu memang bukan porsimu.
Baca Juga
-
Fakta Menarik dari 'Smugglers', Film Baru Korea yang Penuh Bintang Korea
-
Disney Rilis 'Haunted Mansion' Tayang Juli di Bioskop, Moviegoer Merapat!
-
Film 'Galaksi' Adaptasi Wattpad Tayang di Bioskop Agustus 2023, Sudah Siap?
-
Rumbling Lanjut, Attack on Titan Final Season Tayang Musim Gugur Mendatang!
-
Doraemon Nobita's Sky Utopia Hadir di Bioskop Indonesia Bulan Juli Ini!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama
-
Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam