Sebagai seorang karyawan tentu saja tingkah lakumu akan diperhatikan dan dinilai oleh atasan. Hal ini untuk menentukan apakah kamu memang karyawan yang baik dan patut untuk terus dipertahankan perusahaan, atau termasuk karyawan bermasalah dan sebaiknya diganti saja.
Ada beberapa hal dari karyawan yang sering dinilai oleh atasan. Apa saja hal yang dimaksud? Untuk tahu lebih lanjut, simak terus pembahasan berikut ini, ya.
1. Perilaku di media sosial
Dengan maraknya penggunaan media sosial, gak heran perusahaan pun jadi memperhatikan bagaimana perilaku karyawannya ketika sedang berada di dunia maya. Bukan apa-apa, tingkah yang kamu tunjukkan di dunia maya bisa turut memengaruhi kredibilitas perusahaan juga, lho. Apalagi jika posisimu sudah termasuk tinggi.
Sering berkomentar buruk atau rasis dapat membuat orang memandang miring terhadap kredibilitas perusahaan. Nanti dianggap sumber daya perusahaan gak bagus karena sudah meng-hire karyawan yang gak punya attitude. Maka dari itu, berhati-hati dalam berperilaku di media sosial, ya.
Bagaimana caramu berpakaian juga kerap dinilai oleh atasan. Oleh karena itu, sebaiknya sesuaikan cara berpakaianmu terhadap ketentuan ataupun kultur perusahaan.
Kalau perusahaan menghendaki pakaian yang formal, maka ikuti. Berpakaian dengan menabrak ketentuan perusahaan bisa memberikan pesan kalau kamu gak menghormati apa yang diberlakukan oleh perusahaan.
3. Cara menyikapi masalah
Bagaimana kamu meng-handle permasalahan di kantor juga tak luput dari perhatian atasan. Bila tiap kali terjadi persoalan selalu mengeluh dan mudah sekali panik, maka atasan bisa menilai kalau kamu gak tepat dijadikan leader. Caramu menyikapi masalah belum bijak.
Sebaliknya, bila tiap kali ada persoalan selalu bisa dihadapi dengan kepala dingin, maka atasan akan menilaimu layak untuk mendapat promosi jabatan. Karena orang yang mampu tetap berpikir jernih kemungkinan besar akan mengambil keputusan yang tepat saat dibutuhkan.
4. Cara bertutur kata
Caramu berkomunikasi juga akan diperhatikan oleh atasan. Orang yang bertutur kata sopan biasanya mencerminkan kualitas kepribadian yang mampu menghargai orang lain. Sebaliknya, terbiasa bertutur kata kasar bisa mencerminkan jiwa arogan.
Nah, semoga dengan uraian tadi bisa membuatmu lebih bersikap hati-hati agar perilakumu tidak sampai membuatmu kehilangan pekerjaan atau kariermu jadi terhambat. Jaga sikap, ya!
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
KPPli: Kepemimpinan Pengelolaan Perubahan dan Langkah Strategis Hadapi Transformasi di Era Digital
-
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Dinilai Jadi Penghambat, Wamenaker Cari Cara Hapus Pembatasan Usia Pelamar Kerja
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Demokrasi atau Diktator? Brutalisme Aparat di Balik Demonstrasi UU TNI
-
Review Article 370: Film Thriller yang Bikin Kamu Nggak Mau Berkedip!
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17