Kalau dipikir-pikir, buat apa terus mempertahankan hubungan cinta yang sudah tidak sehat, bukan? Jika hubungan asmara tersebut selalu terjadi pertengkaran yang seperti tiada habisnya, kenapa mesti dipertahankan terus?
Hal inilah yang bikin kamu ingin putus. Sayangnya, pemikiran pacarmu berbeda. Meski sudah dijelaskan berbagai alasan kenapa kalian sudah gak cocok untuk bersama, tapi dia sulit sekali diajak mengakhiri hubungan.
Berikut akan dijelaskan beberapa alasan kenapa pacar tidak mau putus meski sudah jelas hubungan cinta kalian tidak sehat. Mari kita simak.
1. Hubungan kalian sudah lama
Alasan ini yang paling sering membuat seseorang tetap bertahan di hubungan asmara yang tidak sehat. Merasa telah banyak pengorbanan yang sudah diberikan, ia pun tak ingin agar hubungan kalian kandas.
Kalau memang kamu masih tersimpan perasaan cinta padanya, sebenarnya masih ada harapan untuk bisa mempertahankan hubungan ini. Dengan syarat harus ada komitmen dari kedua pihak untuk saling memperbaiki diri. Kalau ternyata memang dia tidak bisa melakukan itu, maka mau gak mau, suka tidak suka, hubungan kalian memang mesti diakhiri.
2. Sudah nyaman
Alasan selanjutnya kenapa pacarmu tidak mau putus, yaitu sudah merasa nyaman dengan hubungan yang dijalani saat ini. Meskipun banyak pertengkaran, saking terbiasanya ia melihat itu sebagai hal wajar (padahal enggak).
Gak hanya itu, ada kekhawatiran bila nanti berpisah denganmu gak bakal bisa menemukan kenyamanan yang sama. Itulah kenapa dia gak mau putus.
3. Masih sayang
Penyebab lain pacar gak mau pisah, yaitu dia masih sayang kamu. Meskipun sering marah atau alami banyak konflik denganmu, tapi tak bisa dimungkiri cintanya hanya untuk kamu seorang.
4. Dia merasa hubungan kalian baik-baik saja
Ada pula yang gak mau diminta putus akibat dia merasa hubungan kalian gak ada masalah. Selama ini baik-baik saja. Kalau bertengkar, bukankah pertengkaran itu wajar dalam hubungan?
Nah, kondisi ini bisa terjadi akibat kamu sering memendam masalah sehingga dia gak sadar kalau sudah terlalu banyak konflik yang terjadi akibat perilaku buruknya sampai-sampai ia merasa gak ada apa-apa. Atau bisa pula dia tidak mengerti seperti apa hubungan cinta yang sehat, bisa jadi karena terbiasa melihat atau merasakan hubungan toksik.
Seperti telah disinggung sebelumnya, kalau diperkirakan masih ada harapan, maka perbaiki hubungan kalian. Tapi, kalau memang kamu sudah muak dan tak ingin lagi melanjutkan hubungan, usahakan dulu bicarakan baik-baik. Namun, jika dia masih bebal juga, tinggalkan saja.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Ciri-Ciri Anda Sudah Move On dari Mantan dan Siap Menjalin Hubungan Baru
-
Parah! Wanita Ini Curhat di Media Sosial di Putusin Karena Kurang Stylish
-
Ariel Tatum Diselingkuhi Pacar: Bukan Kurang Cantik tapi Aku Kurang Ganteng
-
Sering Dibully dan Dikasari, Thariya Tembak Mati Pacarnya di Depan Pemuka Agama
-
Pacar Baru? Marshanda Dapat Hadiah Dari Sosok Misterius
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Serum Pearl Extract untuk Kulit Cerah dan Glowing Alami
-
Cuma 3 Bahan: Camilan Rumahan Praktis yang Bikin Nagih
-
Samsung Segera Kenalkan Galaxy S25 FE, Dibekali Prosesor Exynos 2400 dan CPU 10 Core
-
ARTSUB di Mata Pengunjung Pemula: Menggugah, Megah, tapi Juga Gerah
-
Vivo X Fold 5 Resmi Masuk Indonesia, HP Lipat dengan Durabilitas Tinggi serta Engsel Kuat dari Baja
Terkini
-
Rilis First Look, Sutradara Film Harry Potter Kritik Hagrid Versi Serial
-
Pilih Gabung Persib, Nasib Thom Haye Bisa Seperti Jordi Amat di Timnas?
-
Sinopsis 'FOGDOG', Drama Jepang Dibintangi Yuna Taira dan Ryuhei Maruyama
-
Yuta NCT Umumkan Comeback Solo Lewat Full Album Jepang Pertama 'Persona'
-
Menggali Akar Budaya Melalui Komunitas Futsal Lokal