Orang yang memiliki empati yang tinggi tentunya bisa lebih mudah mengenali tanda-tanda emosional orang lain. Kepekaan ini tentunya bisa sangat berguna dan lebih mudah mengenali keadaan emosi dari orang-orang yang ada di sekita.
Seseorang yang sangat gampang mengerti atau paham perasaan orang lain ini disebut dengan istilah emotional sponge. Analoginya seperti spons yang bisa menyerap air, makanya tidak heran kalau diberi nama emotional sponge.
Untuk itu, berikut tanda-tanda kalau kamu termasuk orang yang gampang menyerap atau mengerti emosi orang lain, seperti disadur dari akun Instagram @mudahbergaul.
1. Pendengar yang baik
Apabila kamu sering menjadi tempat curhat orang lain, ini bisa menjadi tanda kalau kamu termasuk orang yang gampang menyerap emosi orang lain. Hal ini tahu karena orang lain tahu kalau kamu itu bisa berempati dan mengerti kondisinya.
2. Mood gampang berubah
Mood kamu yang gampang berubah yang biasanya karena terbawa cerita orang lain. Misalnya ketika orang lain marah, maka kamu juga ikut marah. Orang lain sedih, kamu pun ikut sedih. Orang lain kecewa, kamu keikut kecewa.
3. Gelisah sama masalah orang lain
Apabila kamu sedang mendengarkan cerita masalah orang lain, kamu pun menjadi suka cemas dan gelisah. Kamu menjadi gampang terpikirkan juga terhadap masalah orang lain.
4. Merasa bertanggung jawab
Kamu yang suka merasa kalau kamu punya tanggung jawab untuk membantu orang lain. Padahal itu belum tentu tanggung jawab kamu.
Hal tersebut bisa saja terjadi karena empati kamu yang tinggi, jadi bisa dikatakan kalau kamu tidak tega melihat orang lain mengalami masalah.
5. Memendam emosi demi orang lain
Kamu rela memendam semua emosi kamu dan perasaan kamu hanya kamu terlalu fokus memikirkan perasaan orang lain. Sehingga bisa saja, mengorbankan diri kamu sendiri demi bisa melihat orang lain bahagia.
Sebenarnya emotional sponge ini bukan suatu penyakit, bukan gangguan jiwa, bukan pula suatu masalah. Emotional sponge lebih ke arah sifat dan kepribadian yang sudah menjadi bawaan sejak dari kecil.
Namun, yang perlu kamu perhatikan jangan sampai perhatian kamu kepada orang lain itu terlalu berlebihan sampai bisa merugikan kamu sendiri dan menghambat kamu bisa berkembang.
Nah, itulah setidaknya ada lima tanda-tanda kalau kamu itu mudah menyerap emosi orang lain. Jadi bagaimana, apakah kamu termasuk orang emotional sponge?
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Jangan Coba-Coba, Ini Azab bagi Pembuka Aib Orang Lain Menurut Islam
-
Belajar Mengelola Emosi Melalui Buku Bertajuk Terapi Menguasai Emosi Marah
-
Peneliti Melatih AI untuk Mengenali Emosi Hewan
-
7 Cara Mengelola Emosi untuk Hidup Lebih Tenang
-
Berkaca dari Marah-Marah Firdaus Oiwobo dan Razman, Begini Cara Tepat Mengelola Emosi
Lifestyle
-
4 Daily Look ala Ryeoun yang Simpel tapi Stylish, Siap Jadi Ide OOTD Kamu!
-
4 Ide OOTD Chic ala Hong Hwa-yeon yang Bikin Kamu Makin Stylish Kapan Saja!
-
4 Ide Outfit Hangout ala Megawati Hangestri, Anti Ribet dan Tetap On Point!
-
3 Inspirasi Clean Outfit Pria ala Hwang Minhyun, Simpel tapi Stylish!
-
Berniat Rayakan Galungan di Bali: 3 Aktivitas Ini Bikin Kamu Makin Dekat dengan Budaya Lokal
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Akhiri Fase Grup Piala Asia di Posisi Puncak, Raihan Sempurna?
-
Membaca Kritik Film Jumbo: Kala Imajinasi Diadili Moral Publik
-
Ulasan Film With You in the Future, Saat Jatuh Cinta pada Orang yang Tepat
-
Drawing Liga 4 Tuai Kontroversi, Erick Thohir Minta Pengundian Ulang
-
Dari Bencana Alam hingga Alien, Inilah 10 Film tentang Kehancuran Dunia