Setelah dikenal luas lewat lagu-lagu bertema cinta seperti “Kesempurnaan Cinta”, “Cuek”, dan “Makna Cinta”, Rizky Febian kembali mengejutkan publik dengan karya terbarunya, “Alamak.” Lagu yang dirilis pada awal Oktober 2025 ini langsung mencuri perhatian karena tampilannya yang lebih ringan, ceria, dan penuh semangat.
“Alamak” menjadi wujud eksplorasi Rizky terhadap warna musik yang lebih segar dan menghibur. Lagu ini digarap bersama musisi Adrian Khalif dan menonjolkan melodi yang mudah diingat serta lirik yang sederhana. Baik Rizky maupun Adrian ingin menciptakan lagu yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tanpa perlu berpikir terlalu dalam.
Dari Anak Komedian Jadi 'Pangeran Pop'
Lahir di Bandung pada 25 Februari 1998, Rizky Febian Adriansyah Sutisna memulai kariernya di dunia hiburan sejak masih remaja. Sebagai putra sulung dari komedian ternama, Sule, ia pertama kali dikenal lewat lagu "Kesempurnaan Cinta" pada tahun 2015, yang langsung mengantarkannya ke jajaran penyanyi papan atas Indonesia.
Sejak saat itu, Rizky dikenal dengan karakter vokalnya yang lembut dan liriknya yang puitis, membuatnya menjadi ikon lagu-lagu cinta generasi muda.
Bukan Cuma Penyanyi Pop Romantis
Namun, seiring berjalannya waktu, Rizky menunjukkan bahwa ia bukan sekadar penyanyi pop romantis. Ia mulai bereksperimen dengan berbagai genre, mulai dari ballad, R&B, hingga soul, dan bahkan menulis banyak lagunya sendiri.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rizky juga aktif berkolaborasi dengan musisi lain seperti Mahalini, memperluas warna musiknya tanpa meninggalkan ciri khas emosional yang menjadi kekuatannya.
Kini, lewat "Alamak", Rizky menampilkan sisi yang lebih santai dan ceria. Ia membuktikan bahwa dirinya bukan hanya bisa membuat lagu yang menyentuh hati, tapi juga yang bisa membuat orang tersenyum dan menari.
'Alamak': Lagu yang Ringan dan Bikin Nagih
"Alamak" hadir dengan aransemen musik yang enerjik dan groove yang khas. Lagu ini memadukan unsur pop upbeat dengan sentuhan funk yang membuatnya terdengar modern namun tetap hangat.
Tak butuh waktu lama, lagu ini langsung mendapat sambutan hangat di berbagai platform musik digital. Cuplikan Rizky dan Adrian Khalif saat menyanyikan “Alamak” di video musiknya pun sempat viral di media sosial, menunjukkan bahwa formula "ringan dan menghibur" ini berhasil diterima oleh publik.
Perjalanan Rizky Febian di industri musik menunjukkan perkembangan yang konsisten. Ia bukan hanya dikenal sebagai penyanyi dengan suara khas, tapi juga sebagai seorang musisi yang tahu arah kariernya.
Lewat "Alamak", Rizky Febian membuktikan bahwa musik pop bisa tetap sederhana tapi bermakna, dan ia adalah salah satu musisi muda yang terus tumbuh, berevolusi, dan menginspirasi lewat karyanya.
Penulis: Flovian Aiko
Baca Juga
-
Mencari Lailatul Qadar: Malam Ganjil Versi Muhammadiyah atau Pemerintah?
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Hentikan Gengsi! Begini Cara Kelola Arisan Biar Tetap Cuan di Bulan Suci
-
Dari Lapar Perut ke Lapar Mata: Kenapa Ramadan Justru Bikin Boros?
-
5 Cushion untuk Kulit Kering saat Puasa, Bikin Wajah Tetap Fresh Seharian
Artikel Terkait
-
Dari Anak-Anak Sampai Ibu-Ibu, Adrian Khalif Terharu Lagu 'Alamak' Jadi Hits di Semua Kalangan
-
Dibongkar Adrian Khalif, Lagu 'Alamak' Ternyata Cuma Dibuat Sambil Bercanda Bareng Rizky Febian
-
Viral Tanpa Sengaja, Lagu Alamak Meledak Berkat Live Mahalini dan Rizky Febian
-
Adrian Khalif Kaget Lagu 'Alamak' Tembus 1,1 Juta Pendengar di Hari Pertama Rilis: Gila Sih!
-
Comeback Usai Lahiran, Mahalini Siap Lempar Album Baru Terinspirasi Peran Sebagai Ibu
Lifestyle
-
Hentikan Gengsi! Begini Cara Kelola Arisan Biar Tetap Cuan di Bulan Suci
-
Dari Lapar Perut ke Lapar Mata: Kenapa Ramadan Justru Bikin Boros?
-
5 Cushion untuk Kulit Kering saat Puasa, Bikin Wajah Tetap Fresh Seharian
-
5 Pilihan Outfit Couple untuk Lebaran, Kompak dan Stylish Bareng Keluarga
-
Ramadan, Takjil, dan Seni Berkonsumsi Secukupnya
Terkini
-
Mencari Lailatul Qadar: Malam Ganjil Versi Muhammadiyah atau Pemerintah?
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Ramadan dan Fenomena Kesibukan yang Mendadak Religius
-
Mencari Keseimbangan dalam Beragama Lewat Buku Islam Desa dan Islam Kota
-
Jalani Hari dengan Tenang dalam Buku Hidup Damai Tanpa Berpikir Berlebihan