Tren gantungan tas atau charm bag yang sebelumnya identik dengan boneka Labubu kini mulai bergeser. Dari Jepang, hadir Mirumi, robot mini berbulu yang tak hanya mengandalkan tampilan lucu, tetapi juga menawarkan pengalaman interaktif. Aksesori ini digadang-gadang menjadi tren baru yang memadukan fesyen dan teknologi.
Mirumi dikembangkan oleh Yukai Engineering, perusahaan teknologi asal Jepang yang dikenal lewat produk robot dengan pendekatan emosional. Berbeda dari gantungan tas biasa, Mirumi dirancang untuk “hidup” dengan kemampuan bergerak dan merespons lingkungan sekitarnya.
Robot Mini Interaktif dengan Desain Menggemaskan
Secara visual, Mirumi tampil seperti boneka mungil berbulu lembut dengan pilihan warna pastel seperti pink, abu-abu, dan krem. Ukurannya kecil sehingga mudah digantung di tas tanpa terasa mengganggu.
Di balik tampilannya yang imut, Mirumi dibekali sensor dan motor kecil yang memungkinkan robot ini menggerakkan kepala, menoleh, serta bereaksi terhadap sentuhan atau suara. Saat dikenakan sebagai charm bag, Mirumi tampak seolah-olah mengamati sekitar, menciptakan kesan bahwa pemiliknya ditemani “makhluk kecil” yang responsif.
Lebih dari Sekadar Aksesori Tas
Keunikan Mirumi tidak hanya terletak pada desain, tetapi juga pada pengalaman emosional yang ditawarkan. Yukai Engineering merancang robot ini agar mampu meniru respons makhluk hidup kecil, seperti menoleh saat disentuh atau bereaksi saat ada suara di sekitarnya.
Pendekatan ini membuat Mirumi dinilai sebagai evolusi baru dalam tren charm bag. Aksesori tas tidak lagi sekadar pemanis tampilan, tetapi juga menjadi medium hiburan dan interaksi ringan dalam keseharian.
Saingan Baru Labubu di Dunia Charm Bag
Sebelumnya, Labubu sempat mendominasi tren gantungan tas di kalangan anak muda dan kolektor aksesori. Namun kehadiran Mirumi membawa dimensi baru, yakni teknologi interaktif, yang dinilai lebih relevan dengan minat generasi muda terhadap produk unik dan inovatif.
Sejumlah pengamat tren menilai Mirumi berpotensi menjadi aksesori tas populer sepanjang 2026, seiring meningkatnya ketertarikan terhadap produk yang menggabungkan gaya hidup, teknologi, dan elemen emosional. Jika Labubu mengandalkan karakter visual, Mirumi menawarkan pengalaman yang terasa lebih personal dan “hidup”.
Baca Juga
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Pajak Buku dan Masa Depan Literasi: Sudah Waktunya Pembebasan PPN Diperluas?
-
Sayap Tanpa Rupa, Terbang Tanpa Suara
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Jebakan Budaya "Ewuh Pakewuh": Kenapa Warga +62 Sering Jadi People Pleaser?
-
Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal
-
Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam
-
Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!
-
WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!