Sekar Anindyah Lamase | Nugraha Nugraha
Tecno Camon 40 (tecno)
Nugraha Nugraha

Segmen smartphone di kisaran Rp2 jutaan selalu menjadi tempat persaingan paling ramai. Di harga ini, banyak orang berharap mendapatkan perangkat yang benar-benar serba bisa. Bukan hanya cukup untuk komunikasi atau media sosial, tetapi juga mampu diajak bermain game, memotret momen sehari-hari, hingga dipakai bekerja tanpa terasa lemot.

Menariknya, memasuki Maret 2026, kualitas HP di kelas ini terasa semakin matang. Jika beberapa tahun lalu HP 2 jutaan masih identik dengan layar biasa, kamera standar, dan performa pas-pasan, sekarang ceritanya sudah berbeda. Kita mulai melihat layar AMOLED 120Hz, chipset gaming kelas menengah, bahkan kamera dengan sensor Sony dan fitur stabilisasi.

Dari sekian banyak pilihan yang beredar di pasaran, ada lima perangkat yang bisa dibilang paling menarik untuk kategori HP all-rounder 2 jutaan. Artinya, performa cukup kuat untuk gaming, kamera masih layak untuk fotografi kasual, dan spesifikasi keseluruhan terasa seimbang.

1. Poco M7 Pro 5G

Poco M7 Pro 5G (xiaomi)

Poco M7 Pro 5G bisa dibilang menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas harga ini. Sejak awal kemunculannya, seri M dari Poco memang dikenal sebagai perangkat yang menawarkan spesifikasi agresif dengan harga relatif terjangkau.

Perangkat ini ditenagai chipset Dimensity 7025 Ultra, sebuah prosesor yang masih cukup nyaman untuk gaming ringan hingga menengah. Game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile masih bisa dimainkan dengan pengaturan grafis yang cukup stabil.

Poco juga melengkapinya dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Kombinasi ini sudah lebih dari cukup untuk penggunaan harian, bahkan untuk pengguna yang sering menginstal banyak aplikasi atau game sekaligus.

Hal menarik lain ada di sektor kamera. Poco menggunakan sensor Sony IMX882 50 MP yang sudah dilengkapi OIS. Di kelas harga Rp2 jutaan, kombinasi sensor Sony dan stabilisasi optik tentu menjadi nilai tambah yang cukup jarang ditemui.

Pengalaman visualnya juga terasa memanjakan. Poco M7 Pro 5G dibekali layar AMOLED 120Hz yang tajam dan halus, lengkap dengan perlindungan Gorilla Glass 5. Dengan spesifikasi seperti ini, tidak berlebihan jika perangkat ini sering disebut sebagai salah satu HP 2 jutaan paling seimbang saat ini.

2. Tecno Camon 40

Tecno Camon 40 (tecno)

Jika prioritas utama adalah kamera, Tecno Camon 40 layak masuk daftar pertimbangan. Seri Camon memang sejak lama dikenal sebagai lini yang fokus pada kemampuan fotografi, dan generasi terbaru ini tetap mempertahankan karakter tersebut.

Tecno menyematkan kamera utama dengan sensor Sony LYT700C, lengkap dengan fitur OIS. Hasil fotonya memiliki karakter warna yang cenderung cerah dengan detail yang cukup baik untuk kelas harga ini.

Selain itu, Tecno juga menambahkan fitur unik berupa tombol One Tap di sisi frame perangkat. Tombol ini dapat digunakan untuk membuka kamera secara instan atau langsung mengambil foto, sesuatu yang cukup praktis terutama bagi pengguna yang sering mengambil gambar secara spontan.

Dari sisi performa, perangkat ini menggunakan Helio G100 Ultimate. Memang bukan chipset paling kencang di kelasnya, tetapi masih cukup untuk menjalankan game populer dengan pengaturan grafis menengah.

Layarnya juga sudah menggunakan panel AMOLED 120Hz, sehingga aktivitas seperti scrolling media sosial atau menonton video terasa lebih halus dan nyaman. Dengan baterai 5.200 mAh dan fast charging 45W, Tecno Camon 40 menawarkan kombinasi yang cukup lengkap untuk penggunaan sehari-hari.

3. Samsung Galaxy A17

Samsung Galaxy A17 4G (samsung)

Bagi pengguna yang lebih menyukai ekosistem Samsung, Galaxy A17 menjadi pilihan paling masuk akal di kelas harga ini. Secara desain, perangkat ini memang terlihat sederhana, tetapi justru di situlah daya tariknya.

Samsung membekali Galaxy A17 dengan layar Super AMOLED 90Hz yang terkenal memiliki kualitas warna tajam dan kontras tinggi. Layarnya juga dilindungi Gorilla Glass Victus Plus, proteksi yang biasanya ditemukan pada perangkat kelas lebih tinggi.

Dari sisi performa, Samsung menggunakan Helio G99, chipset yang sudah cukup terbukti stabil untuk penggunaan sehari-hari. Game seperti Mobile Legends atau Free Fire masih dapat berjalan dengan lancar, meskipun tentu tidak seagresif perangkat yang fokus pada gaming.

Kelebihan terbesar Galaxy A17 justru ada di sisi software. Samsung menjanjikan update sistem hingga enam tahun, sesuatu yang sangat jarang ditemui di kelas harga Rp2 jutaan.

Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dan sudah dilengkapi OIS, serta didampingi lensa ultrawide untuk mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas. Bagi pengguna yang mencari HP stabil, awet, dan minim gangguan, Galaxy A17 tetap menjadi opsi yang sangat menarik.

4. Tecno Pova 7 5G

Tecno Pova 7 5G (shopee)

Jika fokus utama adalah gaming, Tecno Pova 7 5G termasuk salah satu pilihan paling kuat di kelas harga ini. Desainnya terlihat futuristik dengan tambahan status light di bagian belakang yang memberikan nuansa gaming phone.

Perangkat ini ditenagai chipset Dimensity 7300 Ultimate, yang menawarkan performa cukup kuat untuk menjalankan game berat seperti PUBG Mobile atau bahkan Genshin Impact dengan pengaturan grafis menengah.

Yang membuatnya semakin menarik adalah layar refresh rate 144Hz, angka yang bahkan masih jarang ditemukan di banyak smartphone kelas menengah.

Tecno juga melengkapi perangkat ini dengan speaker stereo, bypass charging untuk mengurangi panas saat bermain game sambil mengisi daya, serta baterai 6.000 mAh yang cukup besar untuk sesi gaming panjang.

Walaupun sektor kamera tidak menjadi fokus utama dan belum dilengkapi OIS, kualitas fotonya masih cukup baik untuk kebutuhan media sosial.

5. Motorola Moto G57 Power 5G

Moto G57 Power (motorola)

Moto G57 Power 5G menjadi pilihan menarik karena menggunakan pendekatan yang sedikit berbeda dibanding pesaingnya. Jika kebanyakan HP 2 jutaan memakai chipset MediaTek, Motorola justru menggunakan Snapdragon 6s Gen 4 dari Qualcomm.

Chipset ini menawarkan performa yang cukup gesit sekaligus efisiensi daya yang baik. Game populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile masih dapat berjalan dengan cukup nyaman.

Namun yang paling menonjol adalah sektor baterai. Motorola menyematkan baterai 7.000 mAh berbasis silikon karbon, kapasitas yang sangat besar untuk kelas harga ini. Dalam penggunaan normal, perangkat ini bisa bertahan lebih dari satu hari tanpa perlu sering mengisi ulang daya.

Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT600 dan dilengkapi lensa ultrawide 120 derajat. Walaupun belum memiliki OIS, kualitas foto yang dihasilkan masih cukup baik untuk kebutuhan fotografi sehari-hari.

Tambahan sertifikasi IP64 serta standar ketahanan militer juga membuat perangkat ini terasa lebih tangguh dibanding banyak pesaing di kelasnya.

Melihat perkembangan pasar smartphone saat ini, jelas bahwa HP 2 jutaan di tahun 2026 sudah jauh lebih kompetitif dibanding beberapa tahun lalu. Fitur yang dulu hanya tersedia di kelas menengah kini mulai hadir di segmen ini.