Memasuki tahun ajaran baru, media sosial kembali dipenuhi unggahan mahasiswa baru alias maba yang memperkenalkan diri lewat twibbon.
Tren twibbon seperti ini sebenarnya sudah ada sejak lama, biasanya mahasiswa/siswa baru diminta untuk mengunggah foto mereka menggunakan twibbon dari universitas/sekolah mereka masing-masing, disertai dengan caption perkenalan.
Namun, jika diperhatikan ada yang berbeda dari tren twibbon tahun ini. Jika sebelumnya twibbon identik dengan foto formal, kini banyak maba memilih menggunakan video lucu dengan kreasi yang lebih lucu dan segar.
Alih-alih hanya mengunggah foto dengan pose terbaik, mahasiswa baru mulai membuat video dengan berbagai konsep. Ada yang menggunakan sound viral, transisi unik, ekspresi kocak, hingga video yang sengaja dibuat absurd untuk mengundang tawa.
Fenomena ini pun menimbulkan pertanyaan, apakah anak muda sekarang tak mau 'terlalu serius' meskipun itu menyangkut tugas resmi dari kampus/sekolah?
Setiap Masa Ada Tren-nya
Perubahan ini tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan generasi muda mengonsumsi konten video pendek seperti TikTok, Reels, atau Shorts.
Itu membuat video pendek menjadi salah satu media komunikasi dan publikasi yang sangat familiar bagi anak muda. Mereka terbiasa mengekspresikan diri melalui sound, tren, meme, hingga gaya editing tertentu.
Oleh karena itu ketika mendapat tugas atau ajakan membuat twibbon, format video terasa lebih kekinian, inovatif, dan fresh, cocok dengan gaya anak muda zaman sekarang yang berani berekspresi.
Berbeda dengan tren twibbon dulu yang hanya mengandalkan foto terbaik, untuk saat ini hal tersebut sudah terlalu biasa alias kurang out of the box dan cenderung membosankan.
Sisi positifnya, membuat video yang lucu dan unik bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan kreativitas mereka masing-masing sekaligus menunjukkan identitas diri.
Anak Muda Tak Mau Monoton
Meski terlihat semakin santai, tren tersebut sebenarnya tidak berarti anak muda sudah meninggalkan gaya formal. Formalilas masih diperlukan dalam berbagai situasi, misalnya ketika berkaitan dengan urusan akademik atau pekerjaan.
Namun, ketika berada di media sosial, gaya yang lebih santai, kreatif, dan menghibur justru terasa lebih sesuai. Faktanya, sejak ada tren twibbon video lucu ini, unggahan-unggaham mahasiswa/siswa baru lebih banyak mendapatkan sorotan.
Dengan kata lain, bukan anak muda tak mau lagi tampil formal atau menyikapi suatu hal dengan serius, melainkan cara mereka mengekspresikan diri jadi semakin beragam alias tidak monoton.
Jadi Wadah Unjuk Diri
Tren twibbon video lucu memperlihatkan bagaimana cara anak muda memperkenalkan diri ikut berubah seiring berkembangnya zaman.
Jika dahulu identitas mahasiswa baru cukup ditunjukkan melalui nama, jurusan, dan foto formal, kini yang lebih ingin ditunjukkan oleh mereka adalah karakter di balik identitas tersebut.
Ada yang ingin terlihat lucu, kreatif, percaya diri, atau bahkan sengaja tampil nyeleneh. Bagi mahasiswa baru keluar dari zona sekolah yang dulunya lebih banyak peraturan ke lingkup universitas yang lebih bebas, membuat twibbon mungkin menjadi perayaan atau tanda kebebasan.
Di sini mereka bebas menjadi diri sendiri dengan menampilkan video sekreatif mungkin yang sesuai dengan kepribadian mereka masing-masing, tapi tetap tidak meninggalkan batasan yang sudah ditetapkan, seperti tetap menggunakan caption sesuai format.
Kesimpulannya, jika ditanya apakah anak muda tak mau tampil formal atau terlalu serius? Jawabannya bukan tidak mau, melainkan mereka hanya mulai memisahkan mana situasi yang perlu disikapi serius dan mana yang santai.
Di era media sosial, menjadi diri sendiri dengan cara yang kreatif justru bisa menjadi bentuk perkenalan yang lebih menarik dan itu tidak harus dilakukan secara formal/serius, meskipun twibbon ini tergolong tugas resmi dari kampus/sekolah (selama masih mengikuti syarat dan ketentuan).
Lantas, bagaimana tanggapan kalian tengang tren twibbon video lucu ini?
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi
-
Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit
Terkini
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026