Sekar Anindyah Lamase | Nugraha Nugraha
WhatsApp (whatsapp)
Nugraha Nugraha

WhatsApp kembali menguji fitur baru yang berfokus pada privasi pengguna. Kali ini, aplikasi pesan instan tersebut menyiapkan cara untuk mencegah percakapan tertentu muncul di perangkat yang terhubung, seperti laptop atau tablet.

Dukungan perangkat terhubung memang menjadi salah satu fitur penting WhatsApp. Pengguna bisa mengakses percakapan dari berbagai perangkat tanpa harus selalu menggunakan ponsel utama. Fitur ini tentu memudahkan aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengguna yang sering berpindah antara smartphone dan komputer saat bekerja maupun berkomunikasi.

Namun, kemudahan tersebut juga dapat menimbulkan masalah ketika pengguna memiliki percakapan yang sifatnya sangat pribadi. Tidak semua obrolan tentu ingin ditampilkan di setiap perangkat yang terhubung dengan akun WhatsApp.

Misalnya, seseorang mungkin menggunakan WhatsApp di laptop bersama atau meminjamkan tablet kepada orang lain yang sebelumnya sudah terhubung dengan akunnya. Dalam kondisi tertentu, percakapan pribadi berpotensi ikut terlihat melalui perangkat tersebut. Risiko semacam inilah yang tampaknya ingin diminimalkan WhatsApp melalui fitur privasi terbarunya.

WhatsApp kini memperluas fitur privasinya dengan menghadirkan pembatasan baru yang disebut Obrolan Terbatas. Fitur ini sebelumnya berkaitan dengan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut, tetapi WhatsApp disebut mengubah nama pengaturannya agar fungsi baru tersebut lebih mudah dipahami pengguna.

Menurut laporan WABetaInfo, fitur tersebut mulai tersedia secara terbatas bagi sejumlah penguji yang menggunakan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.39.11 dan iOS versi 26.39.10.20. Kehadirannya masih berada dalam tahap pengujian sehingga belum semua pengguna WhatsApp beta dapat menemukan opsi tersebut.

Fungsi utama Obrolan Terbatas adalah memungkinkan pengguna membatasi akses percakapan tertentu hanya pada ponsel utama masing-masing pengguna. Dengan begitu, isi obrolan yang sudah dibatasi tidak akan tersedia melalui perangkat WhatsApp yang terhubung.

Kemampuan ini menjadi pembeda penting dibandingkan Privasi Obrolan Tingkat Lanjut. Pada perlindungan sebelumnya, percakapan masih dapat muncul di perangkat yang terhubung meskipun sejumlah pembatasan privasi telah diaktifkan.

Dengan Obrolan Terbatas, WhatsApp memberikan kontrol yang lebih spesifik. Pengguna tidak harus membatasi seluruh akun atau menghentikan penggunaan perangkat tertaut hanya karena memiliki beberapa percakapan yang ingin dijaga lebih ketat. Sebaliknya, pembatasan dapat diterapkan pada percakapan tertentu yang dianggap sensitif.

WhatsApp juga memperluas perlindungan tersebut dengan membatasi akses dari klien pihak ketiga maupun alat berbasis AI yang memanfaatkan koneksi perangkat terhubung untuk mengakses pesan. Artinya, pembatasan tidak hanya berkaitan dengan apakah sebuah chat dapat terlihat di laptop atau tablet, tetapi juga dengan bagaimana percakapan tersebut dapat diakses melalui koneksi perangkat lainnya.

Menariknya, sejumlah perlindungan dari Privasi Obrolan Tingkat Lanjut tetap dipertahankan. Ketika sebuah percakapan dibatasi, peserta tidak dapat mengekspor isi chat. Media yang diterima dalam percakapan juga tidak akan otomatis tersimpan ke galeri perangkat.

Selain itu, fitur Meta AI tidak dapat digunakan secara langsung di dalam percakapan yang telah mendapatkan pembatasan tersebut. Kombinasi perlindungan ini membuat Obrolan Terbatas bukan sekadar fitur untuk mencegah chat muncul di perangkat lain, tetapi juga memberikan kontrol tambahan terhadap bagaimana isi percakapan digunakan.

Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka layar informasi percakapan yang ingin dibatasi. Setelah opsi Obrolan Terbatas diaktifkan, WhatsApp akan menampilkan pesan sistem yang memberi tahu seluruh peserta bahwa pembatasan telah diterapkan.

Pemberitahuan tersebut penting karena pembatasan berlaku terhadap percakapan dan pengguna yang terlibat di dalamnya. Dengan adanya pesan sistem, pengguna lain tidak akan secara tiba-tiba mendapati perubahan tanpa mengetahui bahwa percakapan tersebut telah mendapatkan perlindungan tambahan.

Untuk tahap pengujian saat ini, fitur tersebut tampaknya masih ditujukan untuk percakapan individual. Artinya, belum diketahui apakah WhatsApp nantinya akan memperluas fungsi serupa ke percakapan grup.

WhatsAppsampai saat ini masih meluncurkan Obrolan Terbatas secara bertahap kepada pengguna beta. Karena itu, memasang WhatsApp beta dengan versi yang disebut kompatibel belum tentu langsung membuat fitur tersebut tersedia.

Pola peluncuran bertahap seperti ini memungkinkan WhatsApp menguji fitur kepada kelompok pengguna tertentu terlebih dahulu. Perusahaan juga dapat memantau apakah fitur berjalan sesuai harapan sebelum memperluas distribusinya ke lebih banyak pengguna.

WhatsApp belum mengumumkan jadwal kapan Obrolan Terbatas akan hadir di aplikasi versi stabil. Karena masih berada dalam tahap pengujian, ada kemungkinan implementasi maupun cakupan fiturnya berubah sebelum dirilis secara luas.

Jika hasil pengujian berjalan lancar, Obrolan Terbatas berpotensi menjadi tambahan penting bagi pengguna yang ingin tetap memanfaatkan perangkat terhubung tanpa harus khawatir percakapan sensitif ikut terbuka di perangkat lain.

Kehadiran fitur ini juga menunjukkan bahwa privasi di WhatsApp semakin diarahkan bukan hanya untuk melindungi akun secara keseluruhan, tetapi juga memberikan pengguna kendali lebih rinci terhadap percakapan tertentu. Dengan begitu, pengguna tetap bisa menikmati fleksibilitas WhatsApp di berbagai perangkat tanpa harus mengorbankan privasi untuk chat yang dianggap lebih sensitif.