Madinah | Madinah
Nasrul, kakek tua yang mengais rejeki dari jasa foto keliling. [Facebook]
Array

Sosial media sangat membantu menyebarkan pesan berantai. Seperti pesan kemanusiaan yang saya lihat lewat postingan Facebook milik Iqbal Fahri.

Dia mengunggah foto seorang kakek bernama Nasrul, berusia 74 tahun. Dalam postingan itu, Iqbal juga menceritakan betapa mirisnya kehidupan Nasrul di ibu kota ini.

"Di usia senja tersebut Pak Nasrul masih harus bekerja keras, masih tetap berjuang mencari nafkah untuk membeli makan untuk bertahan hidup," tulisnya dalam postingan itu.

Iqbal pun menceritakan Nasrul berprofesi sebagai tukang foto keliling. Namun masih menggunakan kamera jenis lama yang membutuhkan proses cetak lima hari. Tentu saja sudah tidak ada yang mau memakai jasanya saat ini karena setiap orang sudah memiliki gadget canggih untuk berfoto.

Namun Nasrul tak menyerah. Ia tidak lantas mengemis dan minta dikasihani. Tiap harinya ia berkeliling di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dan berharap mendapat pelanggan.

Nasrul menjajakan jasanya per foto seharga Rp20 ribu. Kebanyakan orang pasti menolak. Sehari, tercatat hanya dua orang yang mau menggunakan jasa Nasrul.

Melihat keadaan fisik Nasrul yang renta dan kesehatannya yang tidak baik karena mengidap asma, lewat postingnya, Iqbal mengajak mereka yang berkecukupan untuk berbagi rezeki dengan memakai jasa foto Pak Nasrul.

Apalah arti Rp20 ribu bagi orang-orang yang perharinya bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah. Dengan Rp20 ribu, kata dia, bisa membantu memperpanjang usia seseorang. Setidaknya dari Pak Nasrul, kita bisa lebih banyak belajar bersyukur. Serta tidak lupa untuk membahagiakan orangtua kita di rumah.

Dikirim oleh Jaka, Jakarta

Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com