Komunikasi merupakan salah satu poin terpenting kala menjalin hubungan jarak jauh alias long distance relationship (LDR). Nah, hal ini menimpa seorang cowok hanya gara-gara satu kata: berak.
Belum dipastikan kebenarannya, sebuah unggahan yang memperlihatkan curahan hati seorang cowok mendadak viral di media sosial, salah satunya jejaring sosial Twitter.
Curhat itu dilontarkan seorang cowok melalui Facebook. Dia mencurahkan kisahnya ketika pertama menjalin LDR dengan ceweknya. Ketika itu, tiba-tiba si cewek ngomong 'berak'.
Selama tiga tahun, cowok tersebut menunggu ceweknya yang dikira buang air besar. Selama tiga tahun itu, si cewek pun tidak menghubungi atau mengirimkan pesan ke dia.
"Dulu waktu pertama LDR sama dia, tiba-tiba aja dia ngomong mau berak. Aku nunggu udah lama banget dan udah masuk 3 tahunan aku nunggu dia berak. Dia nggak ngechat aku langsung," tulis dia.
Kemudian, si cowok memberanikan untuk bertanya ke ceweknya alasan mengapa buang air besarnya sangat lama. Jawaban si cewek ke cowoknya pun membuat hati teriris.
"Semalam nanya dia, kenapa lama banget beraknya? Dia bilang 3 tahun dulu dia typo. Dia mau nulis break, 3 tahun aku single tanpa aku sendiri tahu," tulis cowok tersebut.
Baca Juga
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
Artikel Terkait
-
Kocak, Motor Bebek Permalukan Motor Trail Libas Tanjakan Curam
-
Tak Baca Keterangan Barang, Komplain Pembeli iPhone Ini Bikin Ngakak
-
Fitur Baru Twitter, Bikin Anda Berpikir Ulang sebelum Men-Retweet Artikel
-
Komentar Pembeli Hape Bikin Emosi, Netizen: Akibat Budaya Males Baca
-
Warganet Ini Bagikan Foto Rumahnya, Netizen Sebut Ada Penampakan Kuntilanak
News
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau
-
Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital
-
Akhir Era Naik Kelas Otomatis: Mendikdasmen Kaji Ulang Kebijakan Demi Cegah Fenomena RMS
Terkini
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami
-
Langkah Kecil Menuju Mimpi