Pemerintah Argentina menyatakan bahwa hari Selasa yang jatuh pada 20 Desember 2022 menjadi hari libur nasional di seluruh negaranya sebagai bentuk kegembiraan terdalam mereka bagi tim nasional Argentina yang berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia 2022.
Pihak pemerintah Argentina telah mengumumkan rencana hari libur tersebut sejak Senin kemarin. Keputusan itu dibuat agar seluruh penjuru wilayah di Argentina dapat turut merayakan kebahagiaan atas diraihnya kemenangan Piala Dunia yang telah absen selama 36 tahun di sana.
Sejak berhasil keluar sebagai juara pada hari Minggu lalu, seluruh penggemar di Argentina turun ke jalan dan memadati pusat-pusat kota untuk melakukan selebrasi.
BACA JUGA: 4 Negara dengan Catatan Terbaik di Piala Dunia 2022, Ada Wakil Benua Asia!
Melalui akun Twitter resminya, pihak federasi mengatakan bahwa tim nasional Argentina akan merayakan kemenangan Piala Dunia 2022 mereka bersama dengan seluruh warga pada hari ini di monumen Obelisk, Buenos Aires yang sering menjadi pusat perayaan olahraga.
“Skuad pemenang Piala Dunia akan pergi pada Selasa sore menuju monumen Obelisk untuk merayakan gelar dunianya bersama para penggemar,” tulis cuitan Argentine Football Association (AFA) di akun Twitternya.
Berdasarkan beberapa laporan media setempat, tim nasional yang berhasil mengalahkan Prancis itu akan tiba di Argentina pada Selasa dini hari waktu setempat dan akan bermalam di pusat pelatihan federasi yang terletak di dekat bandara.
Melalui akun sosial medianya, presiden AFA Claudio Fabián Tapia menuliskan sebuah cuitan saat dirinya bersama tim hendak kembali ke negaranya.
“Argentina, kami datang,” tulis presiden AFA di Twitter.
BACA JUGA: 8 Penghargaan Klub dan Individu yang Pernah Diraih Messi, The Real GOAT!
Dalam pertarungan sengit di hari Minggu (17/12/2022) Prancis harus mengakui keunggulan Argentina melalui babak penalti dengan skor 4-1, setelah sebelumnya kedua tim tersebut berakhir imbang dengan skor 3-3. Pertandingan malam itu disebut-sebut oleh banyak orang sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Seluruh warga Argentina sangat menantikan kedatangan tim mereka untuk melanjutkan perayaannya.
“Saya ingin berada di Argentina untuk melihat betapa gilanya hal itu. saya ingin mereka menunggu saya, saya tidak sabar untuk pergi ke sana dan menikmatinya bersama mereka,” ujar Lionel Messi yang dilansir dari ESPN.
Ini merupakan kemenangan Piala Dunia ketiga bagi Argentina di mana sebelumnya mereka juga pernah merayakan euforianya pada tahun 1978 dan 1986.
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
Google Search Cetak Rekor Berkat Final Piala Dunia 2022
-
4 Negara dengan Catatan Terbaik di Piala Dunia 2022, Ada Wakil Benua Asia!
-
10 Ucapan Tergila Piala Dunia 2022: dari Presiden FIFA Merasa Gay hingga Messi Ngamuk Usir Si Bodoh
-
Total 545 Triliun Uang Berputar di Meja Judi Selama Piala Dunia 2022
-
Ternyata Ini Makna Jubah Bisht yang Lionel Messi Saat Piala Dunia, Gak Sembarangan!
News
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP