Ulah anak-anak kadang tidak jarang membuat orang tua kerap mengelus dada. Seperti sebuah video yang memperlihatkan ceceran uang yang telah digunting beberapa bagian kecil oleh seorang anak perempuan.
Tidak hanya satu lembar, uang dari nominal yang terkecil Rp1 ribu hingga Rp100 ribu terlihat tak lagi utuh. Bahkan terpantau ada beberapa lembar uang dengan nominal besar juga ikut digunting bebarapa bagian.
"Jangan ajari aku sabar," tulis keterangan dalam video yang diunggah ulang akun @folkshit, dikutip pada Jumat (8/12/2023)
Entah apa yang ada di pikiran anak perempuan tersebut, namun tentu saja melihat banyaknya uang berserakan dengan kondisi mengenaskan itu membuat netizen turut ngenes dan prihatin pada orang tua anak perempuan tersebut.
"Foto yang bisa dirasakan, nyesek bgt bj*rrr," komen akun @kang***
"Jadi ini alasannya anak kecil gak boleh pegang duit gede," tulis akun @nauf***
"Sakit dan sangat berdarah ini mah, semoga lekas dapat ganti ya," tulis akun @mara***
Ada juga netizen yang menyalahkan sang ibu karena menaruh uang dan gunting dari tempat yang masih bisa dijangkau anak-anak.
Lalu apakah uang yang rusak atau cacat masih bisa ditukar di bank? Melansir dari website resmi Bank Indonesia, adapun syarat uang yang bisa ditukar di bank adalah sebagai berikut:
- Fisik uang Rupiah kertas lebih besar dari 2/3 ukuran aslinya
- Ciri uang Rupiah masih bisa dikenali keasliannya
- Uang Rupiah kertas rusak/cacat masih merupakan satu kesatuan dengan/tanpa nomor seri yang lengkap
- Uang Rupiah Kertas yang rusak/cacat bukan merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang Rupiah kertas rusak tersebut masih lengkap dan sama;
Namun apabila fisik uang Rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya, maka tidak bisa diberikan penggantian.
Melihat kondisi uang yang telah digunting tersebut sudah terpotong menjadi beberapa bagian yang sangat kecil, rasanya sulit untuk bisa menukarkannya ke bank.
Semoga saja hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi para orang tua agar bisa menaruh benda berharga atau berbahaya pada tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Apa kamu punya pengalaman yang sama?
Baca Juga
-
Oktober Penuh Teror! 6 Film Horor di Netflix Ini Siap Bikin Kamu Ketakutan
-
5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026
-
Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?
-
Sukses Tembus 200 Juta Penonton, Serial Reacher Dipastikan Lanjut Season 6
-
Disney Garap Live-Action Sleeping Beauty, Gandeng Sutradara Film Prey
Artikel Terkait
-
Panca Pembunuh Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Minta Diantar 4 Botol Minuman Isotonik ke Tetangga
-
Acuhkan Peringatan Petugas, Sekelompok Turis Terjatuh dari Gondola karena Asyik Selfie
-
Aksi Jennifer Bachdim Punguti Sampah Sambil Gendong Anak Dipuji Selangit
-
Rezeki Tak ke Mana, Momen Kurir Antar Paket ke Lokasi Pernikahan Malah Dapat Jatah Makan
-
Viral Bocah SD di Sukabumi Diduga Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Disebut Ikut Siksa Korban
News
-
Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi
-
Kisah Laboratorium Sedusun: Saat Anak Muda Pilih Pulang dan Bangun Desa
-
Workshop Lingkar Keadilan Ruang: Pasar Sebagai Kedaulatan Ekonomi Warga
-
Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem
-
Tak Perlu Jadi Manusia Super, Tanyakan 3 Hal Ini ke Dirimu Sendiri untuk Menjaga Kewarasan
Terkini
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata