Tom Lembong menjadi nama yang banyak dicari usai sering disebut oleh Gibran Rakabuming saat melangsungkan debat cawapres pada Minggu lalu.
Saat itu Gibran menyindir jika cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendapatkan contekan dari Tom Lembong saat debat yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC).
Karena kerap disebut Gibran itulah nama Tom Lembong langsung menjadi trending di media sosial.
Tidak hanya membuat publik penasaran dengan profil mantan Menteri Perdagangan tersebut, suara Tom Lembong yang berat itu juga kerap menjadi sorotan.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Tom Lembong menceritakan bagaimana suara khasnya itu terbentuk. Rupanya ada cerita yang cukup memilukan di balik suara berat Tom Lembong.
Pria bernama asli Thomas Trikasih Lembong itu mengungkapkan jika ia mengidap penyakit asma dari usia belasan tahun. Saat itu ada infeksi paru-paru yang sagat serius dan harus menggunakan alat bantu pernapasan seperti nebulizer.
Tidak hanya menggunakan alat bantu pernapasan, Tom Lembong juga harus banyak sekali meminum obat dan bolak-balik ke rumah sakit selama puluhan tahun.
"Saya dari usia muda, dari usia 11, 12, 13 tahun itu kena asma yang berat. Jadi saya kena bronkitis, infeksi paru-paru yang sangat serius di usia remaja muda, kemudian harus pakai nebulizer dan obat-obat selama puluhan tahun," kata Tom Lembong dikutip dari unggahan ulang akun @azzurrivy pada Kamis (25/01/2024).
Lalu pada saat memasuki dunia perkuliahan, Tom Lembong mulai rutin menjalankan olahraga agar hidup lebih sehat dan dapat mengobati penyakit asmanya tersebut.
"Baru waktu saya mulai kuliah, itu saya mulai olahraga khususnya gym, mulai angkat besi. Di situ asma saya mulai membaik," ungkap Tom Lembong.
Adapun suara berat yang dimilikinya, menurut Tom Lembong hal tersebut karena pengaruh obat-obatan asma yang dikonsumsinya selama berpuluh-puluh tahun.
"Tapi teori saya kenapa suara saya menjadi seperti ini karena ya puluhan tahun hisap obat asma," terang Tom Lembong.
Walaupun memiliki suara berat akibat asma, namun rupanya Tom Lembong mengaku bersyukur karena dirinya kini menjadi dikenal berkat suaranya yang terdengar berwibawa dan dapat membantu tugasnya menjadi pejabat negara yang kini semakin dikenal.
Unggahan Tom Lembong tersebut turut menarik perhatian para netizen yang ikut berkomentar.
"Aaaaa ternyata gitu ceritanya ya, huhuhu semoga sehat selalu ya pak Tom," tulis akun @gebe***
"Sedih ternyata ada cerita dukanya n*ir. Maafin kami Pak Tom, ga lagi-lagi minta ngomong rawr," komen akun @app***
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?
-
Sukses Tembus 200 Juta Penonton, Serial Reacher Dipastikan Lanjut Season 6
-
Disney Garap Live-Action Sleeping Beauty, Gandeng Sutradara Film Prey
-
Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan
-
Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju
Artikel Terkait
-
Dikenal Sebagai Sosok Serius dan Tegas, Ternyata Tom Lembong Penyuka Genre Musik Ini
-
Tom Lembong Cicipi Nasi Krawu Khas Gresik, Baru Pertama Kali Langsung Ketagihan
-
Suara Berat Tom Lembong Bikin Warganet Salfok: Jago Nyanyi Juga, Nggak, Pak?
-
Sosok Cucu Luhut Ungkap Perilaku Tom Lembong di Negeri Orang, Kepribadian Dipertanyakan
-
Rekam Jejak Pendidikan Luhut, Kini Ragukan Intelektualitas Tom Lembong
News
-
The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Kisah Pilu Tragedi KMP Virgo: Saat Firasat Saudara Kembar Terjawab di Balik Kantong Jenazah
-
Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan
-
Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat
Terkini
-
Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang
-
Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming
-
Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan
-
The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama
-
Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin