Sejumlah wartawan senior dan pengelola media di Yogyakarta menginisiasi pembentukan Koordinator Daerah (Koorda) Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Inisiatif tersebut dibahas dalam pertemuan terbatas sejumlah pegiat pers di Yogyakarta. Pembentukan Koorda FWK DIY diarahkan sebagai upaya memperkuat jejaring dan komunikasi antarpelaku pers di tingkat daerah.
Wartawan senior sekaligus Dewan Kehormatan PWI dan pendiri Wiradesa, Sihono HT, mengatakan dirinya mendapat permintaan dari Jakarta untuk membentuk Koorda FWK di Yogyakarta.
“Ini ada permintaan dari Jakarta, meminta kita untuk membentuk koordinator daerah (Koorda) di Jogja untuk Forum Wartawan Kebangsaan,” ujar Sihono dalam pertemuan tersebut.
Sihono menjelaskan FWK merupakan forum yang bersifat nasional. Sejumlah kegiatan berupa diskusi rutin telah berjalan di Jakarta. Forum tersebut juga disebut tengah menyiapkan agenda rapat kerja.
“Ini forum nasional. Di Jakarta itu setiap minggu ada diskusi. Kemudian nanti ada raker, dan kita mengambil momentum juga untuk 2029,” kata Sihono.
Menurut Sihono, pembentukan Koorda di Yogyakarta menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan FWK ke daerah. Konsolidasi tersebut diharapkan dapat menghubungkan wartawan dan pengelola media daerah dengan agenda forum di tingkat nasional.
“Makanya kita perlu membangun jaringan ini dari sekarang. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah-daerah. Yogyakarta ini salah satu yang kita mulai,” ujar Sihono.
Pekerja media sekaligus pengelola jaringan media, Ilyasi, turut menyampaikan dukungan terhadap gagasan tersebut. Ia menilai keberadaan wadah bersama dapat membuka ruang komunikasi dan kerja sama yang lebih luas bagi pekerja media di Yogyakarta.
“Kalau kita punya wadah seperti ini, teman-teman media bisa lebih mudah untuk berkomunikasi dan membangun jaringan. Jadi tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Ilyasi.
Pertemuan tersebut belum menghasilkan struktur organisasi Koorda FWK DIY secara definitif. Pembentukan koordinator daerah masih berada pada tahap inisiasi dan membutuhkan konsolidasi lebih lanjut dengan wartawan serta pengelola media di Yogyakarta.
Konsolidasi selanjutnya akan diarahkan untuk membicarakan struktur organisasi, jaringan anggota, serta agenda FWK di tingkat daerah. Gagasan tersebut juga ditempatkan dalam konteks agenda strategis pers nasional yang disebut berkaitan dengan momentum 2029.
Dengan pembentukan Koorda DIY, FWK diharapkan memiliki jejaring yang lebih kuat di Yogyakarta. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk mempertemukan wartawan senior, pekerja media, dan pengelola media dalam satu jaringan pers di tingkat daerah.
Baca Juga
-
Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite
-
Tragedi Ohara: Ketika World Government One Piece Fobia pada Pengetahuan
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Serial Harry Potter HBO Janjikan 1 Buku per Season
-
Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri
-
Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis
Artikel Terkait
News
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau
-
Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital
-
Akhir Era Naik Kelas Otomatis: Mendikdasmen Kaji Ulang Kebijakan Demi Cegah Fenomena RMS
-
Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta
Terkini
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami
-
Langkah Kecil Menuju Mimpi
-
Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis