Mendapatkan penginapan yang sejuk saat pergi berwisata adalah poin plus tersendiri. Biasanya, hawa sejuk mudah ditemukan di daerah pedesaan. Namun, jangan salah, di area perkotaan pun kalian dapat menemukan sudut penginapan yang memberikan kesejukan. Salah satunya adalah Atmos Co-Living.
Suasana di Atmos Co-Living terasa menyejukkan sebab banyak ditumbuhi oleh tanaman hijau. Membuka mata di pagi hari sambil memandangi lingkungan yang menghijau dan menikmati embusan angin membuat hati menjadi tenang.
Atmos Co-Living menyediakan 14 kamar yang terdiri dari Premium Room, Deluxe Premium Room, Deluxe Room, Superior Room, dan Standard Room. Kalian dapat menyewa kamar untuk harian, mingguan, atau bulanan.
Tarif sewa harian di sini berkisar Rp150.000 – Rp200.000. Pemesanan kamar dapat menghubungi tautan yang tertera pada Instagram @atmoscoliving.
Kamar di Atmos Co-Living memiliki interior yang berbeda-beda. Namun, mereka memberikan sentuhan warna yang senada yakni warna hijau.
Menariknya lagi, kamar-kamar di Atmos Co-Living diberi nama dari gunung-gunung di Indonesia. Kalian akan menjumpai kamar Merapi, Bromo, Krakatau, Dieng, dan sebagainya.
Fasilitas kamar yang akan kalian peroleh saat menginap di Atmos Co-Living antara lain TV, AC, kulkas, meja kerja, dan akses Wi-Fi gratis. Setiap kamar di sini juga telah dilengkapi dengan kamar mandi dalam yang bersih dan nyaman.
Dari Stasiun Lempuyangan, kalian bisa naik kendaraan roda dua atau roda empat sekitar 10 menit untuk menuju Atmos Co-Living. Lokasinya berada di kawasan strategis daerah Gejayan. Tepatnya di Jl. Affandi GK III, No. 937, Klitren, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Atmos Co-Living sebenarnya tidak terletak tepat di jalan raya. Kalian perlu memasuki gang sekitar 150 m. Cukup dekat bukan?
Wisata kuliner, kalian dapat pergi ke arah Jalan Urip Sumoharjo atau Jalan Affandi. Kanan kiri jalanan tersebut penuh dengan tempat makan yang menggiurkan.
Jalan-jalan ke pusat Kota Yogyakarta dari Atmos Co-Living juga dekat. Bagaimana tidak? Penginapan ini hanya berjarak sekitar 3 Km dari Tugu Yogyakarta. Dari sana, kalian bisa meneruskan perjalanan hingga Jalan Malioboro.
Nah, tertarik untuk menginap di Atmos Co-Living saat singgah di Kota Gudeg ini? Selamat berkunjung!
Baca Juga
-
Wanita Harus Tahu, 4 Penyebab Badan Lemas saat Menstruasi
-
Hindari dari Sekarang, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Sahabat Pergi Menjauh
-
Mudah Tergiur? Ini 4 Tips Ampuh Tahan Godaan Makan Junk Food
-
4 Kesalahan Mencuci Wajah, Bisa Bikin Jerawatan
-
Belajar Memasak, Ini 4 Kesalahan Penyebab Donat Tidak Mengembang
Artikel Terkait
-
Menikmati Keseruan Wisata Sepanjang Hari di Grafika Cikole Lembang
-
Rekomendasi 5 Hotel dengan Fasilitas Lengkap dan Aktivitas Menarik Untuk Semua Usia
-
Venya Villa Ubud Jadi Ikon Baru Penginapan Mewah di Bali, Punya Wedding Chapel Hingga Coworking Space
-
Tak Naik Jet Pribadi dan Tak Tidur di Hotel Mewah, Lawatan Paus Fransiskus ke Indonesia Disorot: Perlu Diteladani
-
3 Rekomendasi Penginapan Unik di Yogyakarta, dari Bohemian Meksiko hingga Nuansa Pedesaan
Ulasan
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Buku The Psychological of Money: Perspektif Psikologis dalam Mengelola Uang
-
Cafe Hello Sapa, Kombinasi Sempurna antara Kopi dan Pemandangan Danau Sipin
Terkini
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Jejak Politika Ki Hajar Dewantara dalam Menyongsong Kemerdekaan Bangsa
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda