Salah satu istilah yang akrab di telinga generasi sekarang ini adalah healing. Kata ini merujuk untuk orang-orang yang penat dengan segala aktivitas dan keseharian yang berulang. Healing juga bisa dikatakan liburan sejenak, untuk menghibur diri.
Pastinya kalau liburan, orang akan mencari suasana yang sangat berbeda dengan keseharian. Seperti misalnya, masyarakat kota mencari suasana perdesaan yang asri untuk healing.
Oleh karena itu, banyak pengelola tempat wisata yang jeli dengan hal ini, salah satunya Mahaloka Paradise di Yogyakarta. Objek wisata instagramable Yogyakarta ini memiliki konsep ekowisata, dengan menghadirkan pemandangan alam luar biasa yang cocok untuk healing di sela-sela penatnya keseharian.
Mahaloka Paradise terletak di tengah sawah. Banyak spot foto menarik seperti sangkar burung raksasa, ayunan, kapal, dan banyak lagi dengan latar persawahan dan perbukitan yang membentang. Hasilnya udah pasti instagramable! Pihak pengelola juga menyediakan skuter untuk kamu yang mau berkeliling menikmati hamparan sawah.
Mahaloka Paradise berlokasi di Pronosutan, Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekitar 14 Km dari pusat kota Kulon Progo.
Objek wisata baru di Yogyakarta ini dapat kamu tempuh dengan menggunakan kendaraan roda 4 dan 2. Parkir juga disediakan pihak pengelola dengan tarif Rp 2.000 (Motor) dan Rp 5.000 (Mobil). Untuk mengunjungi Mahaloka Paradise kamu harus membayar tiket masuk seharga Rp 20.000.
Tiket masuk ini dapat ditukarkan dengan makanan dan minuman yang dijajakan di café. Ada pilihan menu tradisional dan modern. Meskipun cafenya berkonsep modern, hidangan tradisional di sini wajib dicoba lho.
Salah satu andalannya adalah Nasi Pancarona, nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Ada cemilan tradisional juga seperti Gethuk Tape Ketan, Nagosari, Wedang Jahe, dan Klepon. Menu-menu di atas dibanderol dengan harga yang terjangkau.
Mahaloka Paradise buka dari pukul 8 pagi hingga 8 malam. Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah pagi hari, dan sore hari ketika matahari terbenam.
Suasana sunset di Mahaloka Paradise, romantis sekali. Langit yang jingga dikombinasikan dengan lampu yang mulai menyala. Oh iya, disarankan juga untuk berkunjung saat musim tanam padi ya, karena kalau misalnya berkunjung setelah panen, sawah terlihat gersang, jadi pemandangannya kurang bagus.
Baca Juga
-
Sinopsis Don't Touch My Gang: Kisah Anak Kampung Hadapi Kerasnya Bangkok!
-
Profil Nonnie Pitchakorn, Bintang Baru di Only Friends, Adik Nanon Korapat!
-
Angkat Kisah Kehidupan setelah Kematian, Ini Sinopsis Death is All Around!
-
Relate dengan Guru Muda, Ini Sinopsis Drama Thailand "Thank You Teacher"
-
Sinopsis Serial '6ixtynin9', Dus Mie Instan Berisi Uang yang Berakhir Petaka
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Cianjur, Ada Pantai hingga Air Terjun
-
10 Potret Sudut Rumah Refal Hady, Harga Kulkasnya Jadi Sorotan
-
Gegara Lupa Kewarganegaraan, Joshua Seventeen Batal Liburan ke Vietnam hingga Rugi Rp37 Jutaan
-
7 Tips Liburan Aman dan Menyenangkan, Jangan Lupa Cek Perkiraan Cuaca!
-
Liburan Bareng Mantan setelah Putus 2 Minggu, Rasanya Pilu sekaligus Menyembuhkan
Ulasan
-
Perebutan Kuasa Tertinggi Asia Pasifik, Membaca Kisah Bujang di Novel Pergi
-
Review Film Nuremberg: Duel Psikologis di Balik Pengadilan Sejarah Terbesar
-
Ramadan di Wisconsin
-
Film Komang: Angkat Kisah Cinta Penyanyi Raim Laode dan Toleransi Beragama
-
Menanam Mindset Baru, Setiap Luka Bisa Jadi Peluang di From Zero to Survive
Terkini
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Tarian Darah dari Rawa
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah
-
Terjebak di Lift, Film Thriller Indonesia Ini Sajikan Teror Mencekam
-
Menjual Borobudur: Ambisi Komersial di Balik Jubah Budaya