Kabupaten Kampar, Provinsi Riau memiliki pesona alam yang menyerupai Raja Ampat di Papua. Meskipun demikian, kedua wisata ini tentu memiliki keunikannya masing-masing. Adalah Ulu Kasok merupakan sebuah lokasi danau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang juga memiliki beberapa pulau-pulau di tengahnya. Pengunjung dapat melihat dengan jelas di titik-titik puncak panorama yang telah disediakan masyarakat sekitar.
Akses menuju lokasi ini sangat mudah dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jaraknya kurang lebih 78 kilometer menuju arah Sumatera Barat dari kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Ulu Kasok berada di Pulau Gadang, Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar dan juga berbatasan dengan Kabupaten Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat.
Puncak Ulu Kasok
Setelah menempuh perjalanan 1 jam 30 menit, sampailah pengunjung di puncak Ulu Kasok Raja Ampat Kampar yang terpampang jelas spanduk di gang masuk area ini.
Pengunjung dapat membawa kendaraan ke puncak dengan melewati jalur pendakian atau bagi yang ingin berjalan kaki dapat memarkirkan kendaraannya di pos masuk.
Melewati pos masuk, pengunjung akan melewati jalanan yang berkelok dan terus menanjak hingga puncak tertinggi di Ulu Kasok.
Sesampainya di puncak, pengunjung akan melihat deretan warung masyarakat yang menyajikan berbagai jajanan makanan dan minuman sembari menikmati keindahan alam di puncak Ulu Kasok.
Pengelola juga telah membuat gardu pandang bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen di sini serta juga terdapat jasa fotografi dijajakan anak muda wilayah Ulu Kasok.
Dulunya perkampungan
Konon, wilayah danau yang digenangi air ini dulunya merupakan perkampungan namun karena adanya proyek PLTA maka warga di relokasikan ke daerah lainnya. Sehingga pulau-pulau yang terlihat kini merupakan area perbukitan yang sudah tergenang air danau.
Masih banyak puncak-puncak lainnya yang menghadirkan pesona keindahan Ulu Kasok yang juga berada di pinggir area danau diantaranya Talau Pusako, Raja Onam Kampar dan Puncak Kompe.
Tahun 2021 lalu, Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia pernah berkunjung ke Puncak Kompe yang juga masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dari 1.831 desa wisata yang berpartisipasi.
Bagi masyarakat yang belum berkesempatan untuk mengarungi Raja Ampat di Papua, dapat menyelipir terlebih dahulu ke destinasi wisata yang ada di Koto Kampar ini menikmati keindahan Ulu Kasok.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi
-
Tolak Intimidasi Sejak Dini: Ratusan Siswa SMAN Titian Teras Jambi Gelar Deklarasi Anti-Perundungan
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
Artikel Terkait
-
Berpetualang Menjajaki Air Terjun Tersembunyi di Hutan Lindung Kuansing
-
Relawan Sandi Uno Pringsewu Lampung Borong Kuliner UMKM Untuk Dibagikan ke Pengguna Jalan
-
Ucapan Sekda Riau Bikin Hotman Paris Mendadak Bodoh, Netizen: Bakal Panjang Ini Urusan
-
Habiskan Rp10,4 Miliar, Delapan Mobil Listrik untuk Pejabat Riau Siap Mengaspal
-
Kilang Pertamina Dumai Meledak, Disnakertrans Riau Mulai Investigasi
Ulasan
-
Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris
-
Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas
-
Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
Terkini
-
Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya
-
Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab
-
Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo
-
Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog