Will Love in Spring merupakan drama China yang disutradarai oleh Liang Cheng dan tayang pada 22 April 2024. Mengusung genre romance, kehidupan, drama, dan keluarga, drama ini membawakan 21 episode.
Sebagai penonton drama China, pasti sudah tidak asing dengan aktor Li Xian, aktor yang mendapat pemeran utama dalam drama Go Go Squid! dan Meet Yourself.
Kali ini, Li Xian beradu peran dengan aktris Zhou Yu Tong yang membintangi drama Begin Again dan Nothing But You. Pemeran pendukung drama ini juga menggeret beberapa aktor dan aktris ternama, yaitu Wan Peng, Wu Jun Ting, dan Zhang Xi Wei.
Sinopsis Drama China Will Love in Spring
Chen Mai Dong (Li Xian) adalah seorang mantan pemuda pemberontak yang memilih jalan hidup tidak biasa dengan bekerja sebagai penata rias pemakaman.
Di balik pekerjaannya yang sering disalahpahami orang lain, ia menyimpan luka masa lalu dan beban emosional yang membuatnya tertutup serta menjaga jarak dari dunia.
Setiap hari, Chen Mai Dong berhadapan dengan kematian, yang secara perlahan membentuk pandangannya tentang kehidupan, kehilangan, dan makna ketulusan.
Sementara itu, Zhuang Jie (Zhou Yu Tong) adalah seorang tenaga penjualan medis yang sukses, mandiri, dan profesional.
Namun, di balik pencapaiannya, ia adalah seorang penyandang disabilitas yang harus menghadapi keterbatasan fisik serta pandangan sosial yang kerap meremehkan kemampuannya.
Meski demikian, Zhuang Jie memilih untuk tidak menjadikan kondisinya sebagai penghalang, melainkan sebagai kekuatan untuk terus melangkah maju.
Pertemuan Chen Mai Dong dan Zhuang Jie menjadi awal dari proses penyembuhan bagi keduanya. Hubungan mereka tumbuh bukan dari kesempurnaan, melainkan dari rasa saling memahami, menghormati, dan menerima kekurangan masing-masing.
Di tengah tantangan emosional dan fisik yang mereka hadapi, keduanya saling memberi ruang untuk berdamai dengan masa lalu, luka batin, dan rasa tidak percaya diri.
Ulasan Drama China Will Love in Spring
Drama ini mengangkat kisah cinta yang realistis dan mendalam, memperlihatkan bahwa hubungan yang bermakna lahir dari empati dan ketulusan.
Melalui perjalanan dua tokoh dengan latar kehidupan yang kelam dan kompleks, drama ini menegaskan bahwa setiap individu, dengan segala “ketidaksempurnaannya,” tetap layak untuk dicintai dan dicintai kembali.
Sinematografi yang diambil terasa hangat. Cocok untuk teman menonton orang dewasa. Emosi drama ini juga naik turun, membuat saya ikut berpikir sejenak mengenai artinya kehilangan, sempurna, perpisahan, keluarga, dan cinta.
Bukan kesempurnaan yang drama ini ingin tunjukkan, tetapi bagaimana cinta menyatukan tanpa memandang kesempurnaan. Jujur saja, ini berat. Zhuang Jie memang mencintai Chen Mai Dong, tapi jika kita berada di posisi Zhuang Jie pasti akan ada rasa takut, ragu, dan tidak percaya diri.
Maka dari itu, saya dapat mengatakan bahwa drama ini berat. Walaupun memang Chen Mai Dong mencintainya tanpa memandang kekurangannya, saya tahu bahwa ini memang berat bagi keduanya. Bagi Chen Mai Dong, Zhuang Jie itu sempurna. Dilihat dari sudut pandang apa pun, Zhuang Jie terlalu sempurna.
Dalam drama ini, saya mendapat pencerahan bahwa kita perlu menemukan orang yang tepat. Seumur hidup itu terlalu lama jika kita tidak bersama orang yang tepat. Rasa semangat dan kebebasan yang dimiliki Zhuang Jie juga membuat saya terpana, kekurangannya tidak membuat rasa semangatnya hilang.
Sepertinya, drama ini mempunyai target dengan penonton orang dewasa dengan pembahasan dan alur yang luar biasa. Jika kamu penasaran, kamu dapat menontonnya di WeTV dan Viki. Jangan lupa temukan hal-hal yang baru dan ambil pesan moralnya!
Baca Juga
-
Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing
-
Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah
-
Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis
-
Drama Korea Azure Spring: Laut sebagai Tempat Memulai Babak Baru
-
Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi
Artikel Terkait
-
Bikin Desta Ketagihan, Dracin Kini Dilarang Tampilkan Kisah Cinta CEO Kaya dan Gadis Misikin
-
Film Die My Love: Menghadirkan Drama tentang Depresi yang Brutal!
-
4 Drama Korea Fantasi Dibintangi Lomon, Penuh Misteri dan Romansa
-
Drama Love Me, Love My Voice: Mimpi dan Cinta Bertemu dalam Nada
-
Sinopsis Love Between Lines, Cinta yang Lahir dari Identitas Palsu
Ulasan
-
Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!
-
Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang
-
7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini
-
Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan
Terkini
-
Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem
-
Jeda dari Performative Happiness: Tersenyum di Medsos, Lelah di Dunia Nyata
-
Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?