Lintang Siltya Utami
Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki. [Dok Pribadi/Lintang Siltya Utami]

Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki karya Sesuji merupakan novel terjemahan bahasa Jepang yang mengangkat tema horor. Tetapi, berbeda dari novel horor yang ditulis oleh penulis-penulis Jepang lainnya, Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki tidak menawarkan pola konvensional dengan alur lurus.

Sebaliknya, novel ini disajikan dengan format yang unik, yaitu mockumentary. Setiap halamannya berisi kumpulan laporan, transkrip wawancara, unggahan forum internet, catatan investigasi, hingga kliping berita. Hal inilah yang membuat saya tertarik untuk membaca Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, terlebih novel ini juga cukup sering dibicarakan oleh sesama penikmat buku terjemahan Jepang di media sosial.

Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki diterbitkan pertama kali pada 2023 dengan judul asli Kinki Chihou no Aru Basho ni Tsuite. Novel ini pun sebelumnya telah diadaptasi ke dalam bentuk manga dan film, namun saya belum membaca ataupun menontonnya.

Sinopsis Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki

Kisahnya berpusat pada hilangnya seorang editor majalah okultisme yang tengah mengumpulkan materi tentang kejadian-kejadian aneh di wilayah Kinki, Jepang, di mana beberapa kasus kehilangan tidak dapat dijelaskan dan banyak dokumentasi tentang kejadian menyeramkan. 

Editor bernama Ozawa itu tak dapat dihubungi setelah menyimpulkan bahwa kejadian-kejadian aneh ini tampak terkumpul di sekitar bendungan di sebuah gunung di wilayah Kinki dan ia percaya bahwa kasus-kasus tersebut sebenarnya saling berhubungan. Oleh karena itu, ia meminta nasihat dari seorang teman lamanya, yang juga bekerja di industri penerbitan dan penggemar horor. 

Teman lama tersebut merupakan narator dalam buku ini. Mengingat Ozawa menghilang, ia akhirnya menerbitkan materi yang telah diteliti Ozawa dengan harapan seseorang dapat memberikan petunjuk tentang keberadaannya. 

Ulasan Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki

Sebagai penggemar novel terjemahan Jepang, ini pertama kalinya saya membaca novel dengan format mockumentary seperti yang disajikan dalam Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki. Menariknya, halaman awalnya tidak seperti novel-novel pada umumnya yang menyertakan informasi buku, seperti bulan terbit, nama penerjemah, dan lain sebagainya. Sebaliknya, buku ini diawali dengan satu kalimat misterius: Jika Anda memiliki informasi, mohon hubungi saya. Kemudian dilanjut dengan potongan materi berupa cerita pendek yang terbit di sebuah majalah bulanan pada Juli 2017.

Cara Sesuji menyajikan materi-materi tersebut membuat saya masuk ke dalam dunia yang diciptakannya dan sesaat, saya merasa jika Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki bukanlah fiksi. Batas antara imajinasi dan kenyataan yang dibentuk Sesuji sangat tipis dalam novel ini, seolah-olah semua data yang disajikannya benar-benar terjadi di dunia nyata. Terlebih, ia juga memasukkan transkrip wawancara dan penggalan informasi thread dari sebuah forum internet.

Tak hanya itu, atmosfer horor dalam novel ini semakin terasa karena Sesuji tidak menyertakan lokasi kejadian secara gamblang. Alih-alih menuliskannya langsung, ia menggunakan tanda dengan keterangan tambahan seperti “alamat disembunyikan karena itu alamat asli.” Detail misterius seperti ini yang membuat saya merasa cukup ketakutan ketika membalik halaman demi halaman. 

Dari segi struktur, Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki menuntut partisipasi pembaca secara aktif karena pembaca harus mengingat detail, mencocokkan informasi, dan menyusun teori sendiri. Sensasi yang diberikan novel ini sangat mirip ketika membaca utas misteri di internet saat larut malam, di mana semakin dalam menggali, maka semakin sulit berhenti, sekaligus memberikan rasa tidak nyaman. 

Selain informasi dalam bentuk teks, Sesuji juga menyelipkan beberapa visual dari data yang dihimpun oleh narator dalam novel ini. Visualisasi tersebut disajikan dalam bentuk sketsa kasar yang menjadi data pendukung dari kasus terkait. Tak hanya itu, menariknya versi terjemahan bahasa Indonesia ini menyertakan satu bundle di bagian belakang berjudul Bahan Liputan. Penerbit tidak memberikan data tersebut secara terbuka, melainkan disegel dengan garis putus-putus yang dapat pembaca sobek. Di dalamnya, terdapat gambar-gambar berwarna dari masing-masing kasus, yang semakin menambah intensitas horor novel ini. 

Kelebihan Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki

Sebagaimana yang saya jelaskan di atas, novel ini memiliki format narasi yang unik karena disusun dari potongan dokumen, wawancara, dan arsip, membuat pengalaman membaca terasa seperti investigasi nyata. Horor yang disajikan pun memainkan sisi psikologis pembaca, menimbulkan rasa tidak nyaman yang tumbuh sedikit demi sedikit. 

Tak hanya itu, gaya found footage dalam bentuk teks juga membuat cerita terasa autentik dan dekat dengan realitas modern. Gaya terjemahan yang digunakan juga nyaman dibaca, beberapa menyertakan catatan kaki, dan menjelaskan istilah bahasa Jepang ke dalam budaya yang ada di Indonesia. Poin-poin itulah yang membuat novel ini kuat. 

Kekurangan Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki

Namun, pendekatan yang diambil oleh Sesuji dalam novel ini juga bisa menjadi tantangan. Tidak semua pembaca terbiasa dengan narasi non-linear dan membuatnya kesulitan untuk mengikuti struktur cerita. Selain itu, karena novel ini berfokus pada dokumen dan misteri kolektif, keterikatan emosional dengan para tokoh tidak terlalu kuat dan tidak sedalam novel pada umumnya.

Tempo dalam Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki juga cukup lambat, sehingga kemungkinan besar tidak cocok dengan pembaca yang terbiasa dengan konflik cepat dan intens. Tak hanya itu, bagian akhir juga tidak memberikan jawaban pasti (open ending) yang bisa terasa kurang memuaskan bagi beberapa orang. 

Secara keseluruhan, Sesuji patut diacungi jempol saat menulis Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki karena menyajikan horor dengan cara yang cerdas dan tak biasa. Tak heran jika novel ini menyabet penghargaan Kono Horror ga Sugoi! sebagai pengakuan terhadap karya-karya horor terbaik. Jika pembaca mencari novel horor yang memberikan perasaan tidak nyaman dan mengganggu dalam jangka panjang bahkan setelah membacanya, Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki adalah pilihan yang tepat.

Identitas Buku

  • Judul: Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki
  • Penulis: Sesuji
  • Penerbit: Phoenix Gramedia Indonesia
  • Tanggal Terbit: 15 September 2025 (Cetakan I)
  • Tebal: 378 halaman
  • Bahasa: Indonesia
  • ISBN: 9786347128997